Petinju Bali Lolos PON Tak Jaminan Dikirim

0
42
PETINJU PON Bali kini masih masuk dalam tim bayangan dan belum tim inti.        

DENPASAR – Manajer tim tinju PON Bali Made Muliawan Arya menyatakan dengan tegas, jika petinju yang lolos PON XX/2021 di Papua Oktober mendatang belum tentu bakal dikirim. Bisa jadi ada pergantian petinju lainnya. Hal itu karena sekarang ini masih entry by class atau entry by number dan belum entry by name.

Ada pertimbangan tersendiri kata pria yang juga Ketua Umum Pengkot Pertina Denpasar itu. Apalagi, saat ini status tim tinju PON Bali masih merupakan tim bayangan dan belum tim inti.

“Ya bisa jadi ada satu atau dua kelas dari enam kelas yang lolos PON diganti petinjunya karena faktor indisipliner terhadap latihan yang rutin harus dijalankannya. Jadi memang tidak bisa seenaknya meski petinju itu lolos PON nantinya pasti dikirim ke PON. Tidak bisa begitu. Apalagi kami juga akan setuju dengan keputusan Pengprov Pertina Bali jika nantinya ada perubahan petinju yang turun di PON Papua,” ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu, Rabu (27/1/2021).

Diakui, sekarang ini petinju PON memang sudah harus mengerti dengan tanggung jawabnya sebagai atlet PON yang sudah tidak perlu lagi diarahkan terhadap tanggung jawab pribadi untuk latihan. Apalagi sampai harus dimarahi manajer tim.

“Mereka sudah dewasa dan sebagai atlet harus sudah paham sendiri apa kewajibannya. Masa harus dimarah-marahi segala. Hal itu kan harusnya tidak perlu terjadi karena kewajiba berlatih itu kan untuk atlet sendiri dan prestasi atlet juga. Pastinya kami akan terus melakukan seleksi dan mengawasi attitude mereka untuk berlatih,” tambah De Gadjah.

Di lain pihak, Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra tak memungkiri bila saat ini secara umum untuk semua cabor lolos PON masih entry by number elum entry by name seperti yang ditentukan pihak tuan rumah PON.

“Kalau soal ganti mengganti atlet di cabang olahraga itu, ya tergantung cabang olahraga itu sendiri, karena tergantung sekali terhadap regulasi atau aturan di cabang olahraga itu sendiri,” pungkas Yamadhiputra. (ari).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here