Usulan “Lockdown”, Ketua DPRD Gianyar : Biaya Makan Sehari Rp 20 Ribu

0
1990
Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta.

GIANYAR – Usulan Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta agar Bali “lockdown” selama 14 hari menuai pro kontra di masyarakat. Namun, politisi PDIP itu punya alasan perlunya pemberlakuan karantina wilayah.

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Kendati pemerintah menerapkan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), kasus positif tetap naik. “Sekarang PPKM jilid II sampai 8 Februari. Kalau Covid tidak habis sampai tanggal 8, mau gimana lagi ?,” ujarnya, Selasa (26/1/2021).

Usulan “lockdown” kata Tagel Winarta, tidak terlepas dari keluh kesah masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Gianyar. “Banyak masyarakat mengeluh karena Covid sampai hari ini belum selesai,”ungkapnya.

Tagel Winarta melakukan estimasi anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai kebutuhan masyarakat selama “lockdown” mencapai Rp 120 miliar.  “Hitungannya biaya makan sehari dengan asumsi masak di rumah Rp 20 ribu untuk satu orang. Jika “lockdown” selama 14 hari maka Rp 280 ribu. Nah, kalau jumlah penduduk Bali ini 4 juta jiwa, berarti memerlukan biaya Rp 120 miliar. Itu untuk biaya makan saja,” bebernya.

Menurutnya, upaya “lockdown” sebagai formula terakhir dan berharap pemerintah pusat mau menerima usulannya. “Coba dulu formula itu. Negara lain sudah melakukan, tapi kita masih ada ketakutan. Kalau begini kapan mau selesai? Ini sudah setahun,” gerutunya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here