Sidang Pembunuhan Karyawati Bank Mandiri, Jaksa Hadirkan Tujuh Saksi

0
160
Pelaku pembunuhan karyawati Bank Mandiri, Putu AHP dihadirkan dalam rilis di Polresta Denpasar, Kamis (31/12/2020).

DENPASAR – Putu AHP (14) menjalani sidang perdana dalam perkara pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan teller Bank Mandiri Ni Putu Widiastiti, Kamis (14/1/2021). Sidang digelar secara virtual dan tertutup untuk umum.

Agenda sidang dipimpin hakim tunggal Hari Supriyanto itu mendengar dakwaan jaksa Ni Luh Widyaningsih dan Sasmiti, dilanjutkan pemeriksaan saksi-saksi. Perbuatan terdakwa dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 340 KUHP, 338 KUHP dan atau pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas 15 tahun. “Ada tujuh saksi yang tadi dihadirkan dalam persidangan,” kata Kasi Intel Kejari Denpasar Kadek Hari Supriyadi.

Saksi yang dihadirkan yaitu orang tua dan pacar korban, polisi yang tiba di TKP serta mengevakuasi korban, serta sejumlah buruh proyek dan saksi umum lainnya. “Keterangan polisi yang banyak digali, mulai dari asal pisau yang digunakan membunuh korban, hingga dugaan ada tidaknya pemerkosaaan selain pencurian,” ungkapnya.

Dihadapan ketua majelis hakim, saksi dari kepolisian menyampaikan, pisau dapur yang digunakan terdakwa untuk membunuh milik orang tuanya yang diambil di kosnya. Mengenai unsur pemerkosaan, saksi menyebutkan tidak ada diperkuat dengan hasil visum almarhum. (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here