Ciptakan Sistim Kolaborasi,Inspektorat Klungkung Maksimalkan Peran APIP

0
70
I Made Seger

KLUNGKUNG-Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung menyikapi serius tuntutan masyarakat yang makin meningkat atas penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, adil, transparan, dan akuntabel.

Di tengah keterbatasan jumlah personil dengan beban tugas makin bertambah, Inspektur I Made Seger berusaha menciptakan sebuah sistem kerja dengan menerapkan pola kolaborasi antara auditor dengan Pejabat Pemeriksa Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD).

Hal ini menurut I Made Seger dalam rangka memaksimalkan peran Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).
“Melihat Inspektor Daerah di Klungkung type B, idealnya jumlah auditor sebanyak 52 orang. Saat ini baru ada 12 orang plus tambahan PNS tahun 2019 sebanyak 10 orang, total kami ada (auditor) 22 orang. Sedangkan P2UPD idealnya 10 orang, kami baru ada dua. Makanya dalam merumuskan sistim kerja, kami tidak memakai per bidang, tapi mengkolaborasikan SDM yang ada,” tandas Made Seger didampingi Sekretaris Inspektorat Dewa Ketut Sueta Negara, Jumat (18/12/2020).

I Made Seger, pejabat asal Ceningan, Nusa Penida ini menyatakan tidak ingin karena keterbatasan SDM, fungsi APIP kurang maksimal. “Centralnya ada disini (Inspektorat), Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah berperan bahwa suatu kegiatan dapat berjalan secara effisien, effektif dan sesuai dengan aturannya dalam mencapai tujuan organisasi,” tandas Seger.

Titik berat pelaksanaan tugas pengawasan kata dia, adalah melakukan tindakan preventif, mencegah terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan program dan kegiatan oleh organisasi perangkat daerah serta memberikan pembinaan agar kesalahan itu tidak terulang lagi. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here