
BANGLI—Meski belum menerima Surat Keptusan (SK) DPP PDIP terkait pemecatan dirinya selaku kader PDIP Bangli, namun Bupat Bangli I Made Gianyar mengaku ikhlas menerima keputusan itu.
“Meski surat resmi belum saya terima sampai saat ini. Namun saya akan menerima dengan tulus ikhlas soal pemecatan tersebut,”ujar Made Gianyar saat dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).
Dia menyatakan tidak akan melakukan pembelaan terhadap pemecatan tersebut. Dia mengatakan menyerahkannya kepada Tuhan dan masyarakat yang menilai hal tersebut.
“Biar Tuhan dan masyarakat yang menilainya,”ucap pria asal Desa Bunutin, Kintamani itu.
Disinggung terkait tudingan mobilisasi massa diarahkan kepada dirinya, bupati dua periode inimengatakan, ” Sebelum saya menerima surat pemecatannya, sulit untuk ber komentar. Namun saya telah menyatakan menerimanya dengan tulus iklas. Karena itu, soal pertimbangan pemecatan itu tidak perlu lagi dipersoalkan,” katanya.
Sementara Ngakan Made Kutha Parwata belum bisa dihubungi. Namun sebelumnya, mantan Ketua DPC PDIP Bangli itu, mengaku akan meneria apapun sanksi yang akan dijatuhkan induk partainya. Karena itu, merupakan bagian dari konsekwensi pilihan politiknya. (dus)








