Pencoblosan Pilkada Serentak, Ini Imbauan Polresta Denpasar

0
202
Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Gede Putra Astawa.

DENPASAR – Pilkada serentak tinggal menghitung hari. Kepolisian dalam hal ini tak sekadar memikul tanggung jawab keamanan tetapi juga mengedukasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Gede Putra Astawa kembali mengimbau masyarakat khususnya di Kota Denpasar yang menggunakan hak pilihnya agar mematuhi jam undangan datang ke TPS. “Biasanya, masyarakat datang pagi-pagi ke TPS agar selesai mencoblos bisa melanjutkan bekerja. Begitu juga saat proses penghitungan suara. Ini yang kami sosialisasikan secara maksimal kepada masyarakat agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Kompol Astawa saat ditemui di Polresta Denpasar, Selasa (1/12/2020).

Kompol Astawa menjelaskan, petugas KPPS yang bertugas di TPS akan dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Pemilih yang datang ke TPS wajib menggunakan masker dan sebelum melakukan pencoblosan di cek suhu tubuhnya terlebih dahulu. “Apabila suhu tubuh melebihi 37 derajat celcius maka diarahkan ke bilik khusus yang telah disiapkan. Setelah pencoblosan, diarahkan melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut ke puskesmas atau rumah sakit,”jelasnya.

Bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit maupun karantina di rumah tetap akan didatangi petugas penyelenggara pemilu dikawal polisi dengan waktu dari pukul 12.00 WITA sampai 01.00 WITA. “Tapi itu harus ada persetujuan terlebih dahulu dari saksi-saksi,”tegas perwira melati satu asal Tabanan ini.

Sementara terkait masalah pengamanan, mantan Kabag Ops Polres Tabanan ini mengungkapkan, untuk TPS kategori aman dijaga satu polisi untuk lima TPS. Sedangkan kategori rawan menempatkan dua anggota untuk satu TPS. “Rawan itu biasanya masalah kecurangan tapi mudah-mudahan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif,”tandasnya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two − 1 =