Jadi Titik Ungkit, Nusa Penida Butuh Perhatian Pusat

0
87
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat mendampingi pejabat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkunjung ke Nusa Penida

KLUNGKUNG- Pemerintah Pusat menyematkan beberapa status kepada Nusa Penida, seperti pulau kecil terluar, kawasan strategis pariwisata nasional, kawasan konservasi perairan dan pulau pusat pengembangan bibit sapi Bali.

Nusa Penida butuh perhatian Pemerintah Pusat guna penanganan kegiatan dan pengembangan atas status tersebut. Sebab, menurut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Nusa Penida menjadi titik ungkit pembangunan di Kabupaten Klungkung. Nusa Penida juga menjadi salah satu handalan dalam mengumpulkan pundi-pundi pendapatan asli daerah.

Kata Bupati Suwirta jika sarana prasarana pendukung di Nusa Penida bisa diatasi maksimal, maka Klungkung akan mampu menjadi kabupaten mandiri. Itu disampaikan bupati saat mendampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Hari Santosa Sungkari, keliling Nusa Penida, Kamis (29/10/2020).

Pada saat itu juga Bupati Suwirta menyerahkan proposal permohonan anggaran guna mendukung penanganan dan pengembangan destinasi pariwisata di Nusa Penida. Suwirta berharap     proposal tersebut dapat ditindak lanjuti oleh Pemerintah Pusat.

“Sehingga Nusa Penida sebagai titik ungkit Kabupaten Klungkung bisa dibangun dan Klungkung bisa menjadi kabupaten mandiri,” kata Bupati I Nyoman Suwirta.

Hari Santosa Sungkari, mengatakan setelah keliling Nusa Penida ada atraksi yang menarik dipulau ini, selain alam, budaya dan buatan manusia. Menurutnya, alam yang menarik ini merupakan suatu magnet bagi segmen pasar tertentu. Bagi yang mencari pengalaman, ada jalan naik turun, gunung, pantai dan dasar pantai, inilah yang menarik dan harus dijual kepada calon wisatawan.

“Ini yang saya sebut sapta pesona, ada satu yang saya sebut yakni kenangan yang akan membuat turis kembali lagi,” ujar Hari Santosa didampingi Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Wawan Gunawan. 
 
Ia berjanji akan menyampaikan di Pusat bahwa Nusa Penida sangat potensial dan juga anggaran untuk infrastruktur bisa dipercepat karena ketika situasi sudah normal kembali, semua sudah siap, baik jalan, air dan listrik. Pihaknya meyakini Nusa Penida menjadi suatu destinasi yang didatangi oleh wisatawan sehingga memberi manfaat ekonomi dan kesejahteraan untuk Klungkung dan Nusa Penida.

“Saya percaya kepada bapak bupati, Organisasi Perangkat Daerah dan masyarakat yang sudah satu visi membangun pariwisata, itulah modal utama. Semoga dengan Pemerintah Pusat bisa berkolaborasi dan ikut memasarkan dan mempromosikan pariwisata Nusa Penida,” tandasnya. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here