Sempat Alot, ‘Ngadegang’ Bendesa di Desa Adat Tohpati , Klungkung Akhirnya Berjalan Mulus

0
194
Proses mediasi ngadeng (penentuan) bendesa di Desa Adat Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung

KLUNGKUNG—Ngadegang (penentuan) bendesa di Desa Adat Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung akhirnya berjalan mulus.

Sebelumnya proses ngadegang sempat alot hingga dilakukan mediasi oleh Majelis Adat (MDA) Kecamatan, MDA Kabupaten bersama panitia ke MDA Provinsi Bali.

Dalam mediasi di MDA Provinsi Bali tersebut, sesuai dukumen (notulen) yang ditulis Sekretaris Panitia Dewa Ketut Jayantara, Petajuh MDA Provinsi Bali, Jro Made Wena, menyatakan proses ngadegang bendesa di Desa Adat Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan mekanisme yang ada.

Dimana dari 10 calon yang muncul pada paruman Desa Adat, Minggu (27/9/2020) itu, semuanya sudah melahirkan pasuaran (dukungan). Dari pasuaran itu, 5 pasuaran ditujukan kepada mantan bendesa I Nengah Sutra, 4 pasuaran ditujukan kepada Anak Agung Raka Sudana, dan I Wayan Eka Adnyana dengan 1 pasuaran atau dengan komposisi 5-4-1.

Dari dokumen (notulen) yang ditulis sekretaris panitia juga mencatat, bahwa petajuh MDA Provinsi Bali menyarankan agar panitia tetap menjalankan kemurnian proses ngadegang bendesa yang sudah berjalan, yakni hasil pasuaran para calon dengan komposisi 5-4-1.

Dikonfirmasi terpisah, Dewa Ketut Jayantara, mengakui hal itu. Bahkan dalam rapat panitia di MDA Provinsi Bali yang disaksikan MDA Kabupaten Klungkung, mengeluarkan 4 poin keputusan, yakni menerima petunjuk dan penjelasan dari petajuh MDA Propinsi Bali, panitia menyepakati pasuaran calon 5-4-1 menjadi prajuru Desa Adat, panitia secara kolektif kolegial juga menyepakati pasuaran terbanyak I Nengah Sutera sebagai bendesa, sedangkan dua calon lainnya sebagai pengerampih (pendaping).

Terakhir dari keputusan itu, panitia akan menyampaikan hasil keputusan panitia dalam rapat di MDA Provinsi Bali kepada krama melalui paruman rapat umum.

“Dari notulen (dukumen) rapat yang saya catat, saat rapat panitia di MDA Provinsi Bali, keputusannya sudah sangat final dan Nengah Sutera yang meraih pesuaran terbanyak sebagai bendesa.

Keputusan panitia ini bersifat kolektif kolegial dan segera akan disampaikan dalam paruman krama Desa Adat ,” ungkap Dewa Ketut Jayantara, dikonfirmasi, Senin (5/10/2020). (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here