Kenshi Puslag Gianyar Terpaksa Latihan Mandiri

0
30
Ketut Sada

GIANYAR – Akibat pandemi Covid-19  tak kunjung turun, akhirnya 21 atlet kempo Gianyar yang menghuni program Pusat Latihan Atlet Gianyar (Puslag) diminta latihan secara mandiri. Apalagi Bali dinyatakan sebagai daerah zona merah penyebaran Virus Corona.

“Dengan kondisi seperti ini maka kami tidak ada pilihan lain kecuali meminta kenshi kami untuk latihan mandiri dirumah masing-masing. Hal ini lantara perkembangan virus corona semakin meningkat,” tutur Wakil Ketua Umum Pengkab Perkemi Gianyar I Ketut Sada, Minggu (04/10/2020).

Menurutnya Ketut Sada yang juga pelatih kepala tim kempo Gianyar itu, sebelumnya cabor kempo selalu rutin melakukan program latihan bersama secara tatap muka langsung sudah berjalan sejak awal tahun yang lalu. Lantas bagaimana kelanjutan latihan bersama masih menunggu perkembangan pandemi saat ini? “Dalam kondisi seperti ini, kami pelatih tidak mau memaksakan agar kenshi tetap latihan tatap muka langsung karena berisiko untuk atlet. Tapi kami akan berikan opsi atlet yang memilih. Latihan langsung atau latihan mandiri di rumah,” tegas Ketut Sada.

Pria yang kesehariannya merupakan ASN di Disdikpora Provinsi Bali itu menegaskan, jika ke depannya kenshi Gianyar merasa nyaman dan tidak ada beban maka pihaknya akan melanjutkan latihan bersama. Namun jika masih ada perasaan was-was dan merasa tidak nyaman pilihannya tetap latihan mandiri di rumah. “Kami tidak ingin nanti serba salah. Kalau dipaksakan cukup berisiko tapi kalau tidak latihan mereka kan sudah ditanggung uang transportnya dari Pemkab Gianyar melalui KONI Gianyar,” tutup Sada. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here