Paslon Dilarang Gelar Parade Budaya, Dorong Kampanye di Medsos

0
49

KPU Karangasem menggelar rapat koordinasi dengan tim pemenangan Paslon membahas agenda kampanye Pilkada tahun 2020

KARANGASEM – Tahapan Pemilukada 2020 di Kabupaten Karangasem kini menjelang masuk tahapan kampanye.
Pasangan calon (Paslon) dilarang kampanye dengan mengadakan parade budaya.

Itu terungkap saat KPU Karangasem menggelar rapat koordinasi kampanye Pilkada Karangasem 2020, Selasa (29/9/2020) di kantor sekretariat KPU Karangasem. Perwakilan tim kampanye dari kedua Pasangan calon juga di hadirkan dalam pertemuan tersebut.

Beberapa hal ditekankan KPU dalam melaksanakan kampanye di tengah situasi pandemi global, selain himbauan untuk melakukan prokes dengan ketat, ada beberapa kegiatan yang dilarang, diantaranya, pergelaran kebudayaan, kegiatan olahraga, perlombaan, kegiatan sosial seperti donor darah dan peringatan hari ulang tahun parpol.

“Itu kampanye yang dilarang. Mengingat situasi pandemi Covid-19,” jelas salah seorang komisioner KPU Deasy Natalia.

Kampanye kali ini diharapkan lebih banyak memanfaatkan media sosial (medsos). Namun KPU juga memberikan aturan pada Paslon dalam bermedia sosial. Tiap Paslon dibatasi memiliki akun media sosial resmi maksimal 20 akun.

“Saya ingatkan hitungan tersebut adalah total di seluruh platform media sosial,” jelasnya.

Sementara dalam memposting, KPU memberikan keleluasaan. Hanya saja jika paslon memanfaatkan iklan berbayar harus sesuai ketentuan, KPU dalam hal ini memberi batasan tanggal.

“Kalau postingan kan hanya yang berteman saja yang bisa melihat. Tapi jika melakukan iklan, dengan berbayar harus seusai tanggal ketentuan,” terangnya.

Rentang waktu kampanye yang diberikan KPU Karangasem yakni Paslon dapat memasang iklan mulai tanggal 22 November hingga 5 Desember 2020. Setelah itu dilakukan masa tenang selama tiga hari mulai tanggal 6 sampai tanggal 9 Desember 2020.

Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana menambahkan terkait anggaran dana kampanye juga dibatasi, yakni sampai Rp 25 milyar untuk pelaksanaan lampanye di Kabupaten karangasem. (ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here