
DENPASAR – KONI Bali memastikan bakal menggelar tes fisik II pada tahun ini untuk para atlet PON Bali yang juga penghuni Pelatda Bali. Hanya saja untuk gelaran tersebut KONI Bali masih menunggu pencairan dana hibah dari Pemprov Bali.
“Ya kami memang merencanakan tes fisik II tersebut digelar setelah dana cair. KONI Bali sudah mengajukan itu ke Pemprov Bali dan coba nanti pada Oktober kita lihat. Kalaupun itu terlaksana pastinya kami bakal megedepankan protokol kesehatan,” ungkap Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali IGN. Oka Darmawan, Senin (14/9/2020).
Disebutkan, tes fisik II itu merupakan bagian dari rencana KONI Bali sebelumya yang memproyeksikan tahun ini ada tiga kali tes fisik bagi atlet PON Bali. Hanya saja setelah tes fisik I digelar keburu masa pandemi muncul. “Harus kami ketahui perkembangan fisik para atlet PON Bali setelah berbulan-bulan melakukan latihan mandiri terkait fisik di rumah masing-masing. Itu sangat penting karena tanpa tahu persis perkembangan itu maka akan sulit untuk menjalankan program bagi pelatih,” tambah pria yang juga Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali itu.
Dengan tes fisik II antinya bakal bisa dijadikan patokan bagi para pelatih PON Bali untuk meningkatkan fisik para atlet jika mengalami penurunan fisik. Begitu juga dengan kondisi fisik atlet yang bagus harus terus ditingkatkan. “Paling penting yang harus kita pahami atlet PON tersebut merupakan aset bagi kabupaten dan kota daerahnya di Bali, aset KONI Bali dan pastinya aset Pemprov Bali. Jadi harus kita lihat dan kita jaga kondisinya,” papar Oka Darmawan.
Diakui, semua itu juga menjadi dasar jika aktivitas dan kegiatan olahraga dalam hal ini KONI Bali tidak boleh berheti namun tetap berjalan dalam kondisi seperti sekarang ini. terpenting tetap mengutamakan kesehatan dan kebugaran fisik atlet. “Apalagi untuk awal tahun depan para atlet itu sudah mulai masuk ke program yang mulai serius dalam sisi latihan,” demikian Oka Darmawan. (ari)








