
DENPASAR – Polda Bali kembali membeberkan perkembangan penyelidikan tewasnya mantan Kepala BPN Denpasar Tri Nugraha di toilet lantai II Kantor Kejati Bali.
Kabid Labfor Polda Bali Kombes I Nyoman Sukena membeberkan, hasil pemeriksaan dilakukan Labfor Polda Bali di-backup Labfor Mabes Polri menemukan guns shot residu (GSR) atau timbal pada ujung dan pangkal senpi jenis revolver yang ditemukan di TKP.
Selain itu, swab pada lubang tembak di baju Tri Nugraha serta anak peluru menembus dada dan lubang dinding toilet yang terkena tembakan juga mengandung GSR. “Jadi, senpi itu yang digunakan korban dari jarak dekat,”ujar I Nyoman Sukena dalam jumpa pers bersama Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Dodi Rahmawan, Jumat (4/9/2020).
Pistol yang dipakai tersangka dugaan gratifikasi dan TPPU itu jenis revolver buatan Turki dengan empat butir peluru kaliber 38 mm masih ada di senjata. Polisi juga mengamankan satu anak peluru dan proyektil.
Sementara, Kombes Dodi Rahmawan menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, CCTV dan pra rekonstruksi, Tri Nugraha jalan kaki dari ruang penyidik sambil memegang tas kecil menuju toilet. Tak berselang lama terdengar suara ledakan. “Para saksi panik dan langsung memberikan pertolongan,”ungkapnya.








