
MANGUPURA -Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa terus menggenjot pembangunan infrastrukur. Salah satunya melalui pembangunan Jalan Lingkar Selatan, yang diproyeksikan mempermudah konektivitas pariwisata Badung selatan yang saat ini sudah masuk dalam tahap penandatangan kesepakatan induk.
Bertempat di Badung Command Center, Pemkab Badung yang diwakili oleh Bupati I Nyoman Giri Prasta melaksanakan penandatanganan kesepakatan induk dengan Kementerian Keuangan yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman, berkenaan dengan Penyediaan Fasilitas Penyiapan Proyek dan Pendampingan Transaksi pada Proyek KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha) Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung, yang dilakukan secara virtual, Senin (10/8/2020).
Bupati Giri Prasta menyampaikan Proyek Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021 yang diproyeksikan untuk memudahkan koneksi antar destinasi pariwisata.
“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Badung kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri Keuangan beserta jajaran karena telah menyetujui permohonan Project Development Facility (PDF) atau penyiapan dan pendampingan transaksi proyek KPBU Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, hanya ada dua pemerintah daerah yang disetujui permohonan PDF nya, salah satunya kami di Kabupaten Badung,” katanya.
Sementara itu Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengapresiasi usaha dan inisiatif yang telah dilakukan oleh Bupati Badung beserta jajaran untuk menggunakan skema KPBU dalam upaya bersama mendukung pariwisata di Bali dengan membuka akses jalan baru berupa jalan lingkar selatan yang menghubungkan objek-objek pariwisata di selatan Bali, dalam rangka mendukung pariwisata di Badung, atau Bali secara umum sehingga pertumbuhan pariwisata dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional selain menambah devisa negara.
Acara penandatangan virtual tersebut turut diikuti oleh Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan Brahmantio Isdijoso, Direktur Utama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Wahid Sutopo, Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata serta Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. (litt)








