
TABANAN – DPRD Tabanan menggelar pasar gotong royong untuk membantu perputaran ekonomi masyarakat. pasar yang digelara di halaman kantor DPRD Tabanan, Jumat (7/8) benar-benar diserbu pembeli baik dari pegawai di lingkungan sekretariat dewan, anggota DPRD Tabanan beserta keluarga maupun masyarakat umum.
Pasar yang dibuka sekitar pukul 09.00 WITA tersebut langsung diserbu pembeli. Mereka membeli berbagai kebutuahan pokok seperti sayur mayur,beras termasuk kuliner yang juga dijajakan. Juga ditampilkan kerajinan masyarakat khususnya senjata golok berbagai jenis dan ukuran untuk mengolah bahan makanan. Dijual juga kain kebaya untuk para ibu-ibu maupun remaja putri. Bahkan beras yang disiapkan Perumda Dharma Santhika ludes bahkan kurang. Mereka menukarkan barang yang dibeli dengan voucher yang sudah disediakan.
Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama anggota dewan lainnya juga ikut berbelanja dan memborong barang dagangan yang dijual langsung produsennya baik dari petani mapun pengerajian sendiri secara langsung. Para ibu-ibu anggota dewan maupuan sitri anggota dewan bersama keluarga dan masyarakat umum yang turut hadir berebut untuk mendapatkan paket sembako berupa sayur mayur segar ataupun telor. Sambil menunggu anggota dewan juga menyempatkan menikmati bubur khas Tabanan, kelepon setan (sela dan ketan) maupun kopi khas Tabanan yang dijual Perumda Dharma Santhika. Setidaknya ada 25 pedagang yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut.
Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga di sela-sela kegiatan mengatakan, kegiatan pasar gotong-royong sebagai upaya membantua masyarakat agar perputaran ekonomi masyarakat dapat berjalan. Produk-produk yang dihasilkan masyarakat dapat terserap. Program pasar gotong royong merupakan kerjasama dengan pemerintah daerah untuk menyalurkan produk milik masyarakat. “Ini sebagai upaya membantu masyarakat sekaligus menjaga kedaulatan pangan Indonesia,” tandas Made Dirga.
Ditambahkan, kegiatan pasar gotong-royong tidak hanya akan digelar sekali saja, tetapi kontinyu setiap bulan. Bukan saja mendatangkan para pedagang, tetapi pihaknya berencana akan turun ke pasar untuk berbelanja langsung dengan menggunkan voucher. “Kedepan justru kami yang akan turun ke pasar berbelanja langsung di pasar dan kami harap eksekutif juga membuat program yang sama setiap hari Jumat. Ini akan dapat membantu perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (jon)








