Bebas Asimilasi, Residivis Curanmor Kembali Dibui 

0
65
KEMBALI DIBUI : Residivis curanmor Didik Dwi Hermawan ditangkap Polsek Kuta Selatan.

BADUNG – Baru beberapa bulan menghirup udara bebas karena mendapat asimilasi, Didik Dwi Hermawan (25) dan Riski Andi Slamet Rahayu (23) kembali mendekam di penjara karena terlibat pencurian sepeda motor (curanmor).

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Dodi Rahmawan mengungkapkan, kedua tersangka mencuri Vario hitam DK 8764 FA milik Ni Ketut Erni Rusmini (41). Ibu rumah tangga itu memarkir kendaraan di halaman kosnya di Jalan Jempiring, Lingkungan Banjar Peken, Kuta Selatan. “Kedua tersangka melakukan pencurian, Minggu (19/7/2020) sekitar pukul 01.00 Wita dan motor saat itu tidak terkunci stang setelah dipakai oleh anaknya,”ujar Dodi Rahmawan, Rabu (5/8/).

Korban baru mengetahui kendaraannya hilang sekitar pukul 08.00 Wita. Hanya, ia tidak langsung melapor ke polisi dengan harapan ada yang memberikan informasi keberadaan motornya. Karena nihil, Erni akhirnya mendatangi Polsek Kuta Selatan, Jumat (24/7).

Seminggu lebih melakukan penyelidikan, petugas mendapat informasi dari masyarakat yang mencurgai dua orang mengendarai motor Thunder dengan gerak-gerik mencurigakan dan sempat mendekati motor salah seorang warga. “Informasi itu langsung ditindaklanjuti kemudian keduanya diamankan dan diinterogasi,”ungkapnya.

Lantaran memberikan keterangan berbelit-belit, Didik Dwi Hermawan asal Jember dan Riski Andi Slamet Rahayu kelahiran Denpasar dibawa ke Polsek Kuta Selatan. “Kedua tersangka akhirnya mengakui perbuatannya. Mereka ini merupakan residivis kasus curat dan curanmor di 12 TKP. Setelah mendapat asimilasi, kembali mencuri dan pengakuannya baru sekali tapi masih didalami,”tegas mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur ini.

Dari penangkapan kedua tersangka yang kos di  Jalan Imam Bonjol, Denpasar itu disita Vario milik korban serta  Thunder nopol P 2639 LM yang dipakai beraksi.  (bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here