
GIANYAR – Bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN), Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny Surya Adnyani Mahayastra mencurahkan rasa cintanya kepada anak-anak sekolah dasar di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Jumat (24/7/2020).
Di acara dikoordinasikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar dan Pemerintah Desa Medahan itu, Ny Surya Adnyani bersama Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Ni Made Ratnadi menghadiahkan tumbler (botol minuman) kepada anak-anak sebagai bentuk edukasi cinta lingkungan.
Di acara tersebut, Ny Surya Adnyani Mahayastra memberikan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat serta cinta terhadap lingkungan terutama tentang manfaat tumbler untuk menghentikan kebiasaan memakai botol plastik minuman sekali pakai yang menimbulkan sampah plastik. Dengan itu, anak-anak bisa menghemat uang dan sehat serta tidak sembarangan jajan di jalanan. “Serangkaian perayaan Hari Anak Nasional ini adalah momen tepat bagi para orang tua untuk mengedukasi anak-anak agar ikut peduli terhadap lingkungan bersih dan sehat,”katanya.
Ia juga menyinggung terkait pengelolaan sampah terutama di rumah tangga yang selama ini sering dikaitkan dengan peran ibu-ibu baik sebagai pengasuh keluarga maupun pelaku kerja domestik khususnya memasak. Adnyani Mahayastra memaklumi pekerjaan domestik di dapur tersebut pasti menimbulkan sampah baik organik dan anorganik. Namun pengelolaan sampah tersebut tentu tak sepenuhnya menjadi tanggubgjawab ibu, melainkan semua anggota keluarga, termasuk anak anak dan remaja.”Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang baik dan benar harus diajarkan dan dilakukan oleh anak-anak sejak usia dini. Edukasi tentang pengelolaan sampah harus kita berikan kepada anak-anak,” ujar istri Bupati I Made Mahayastra ini.
Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya ibu-ibu agar cerdas mengelola sampah. Sebelum dititipkan kepada petugas pemungut, sampah harus dipilih dua yakni organik dan anorganik. Dengan pilahan ini, petugas akan sangat mudah mengolah di tempatnya. Anggota keluarga juga agar pintar-pintar mengelola sampah organik jadi pupuk kompos, jadi perabotan, dan kebutuhan lainnya. “Manfaatkan barang yang tak terpakai agar tak terbuang percuma dan tak selalu harus jadi sampah,” imbaunya.
Sementara, Plt. Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, pemberian tumbler ini sebagai bagian dari Implementasi Pergub Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pengolahan Sampah Berbasis Sumber Berprinsip 3R. (Recycle, Reuse, Reduce). Lebih khusus lagi implementasi Perbup Gianyar Nomor 149 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik dan Perbup Nomor 18 Tahun 2019 tentang Kebijakan dan Srategi dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain di seluruh Kabupaten Gianyar.
Perbekel Medahan I Wayan Buana menyampaikan, kegiatan pemberian tumbler ini merupakan bagian penting dalam misi desa dalam mengelola persampahan. Menurutnya, anak anak terutama SD kerap membeli minuman yang biasa dibungkus dengan plastik. Kondisi tentu bertentangan dengan upya mengurangi timbulan sampah plastik di desa. Pihaknya kini sedang menyiapkan pembangunan TPS3R dengan memanfaatkkan tanah laba subak. “Kami tentu angat berterima kasih kepada jajaran DLH Gianyar atas pembinaannya selama ini,” jelasnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan simulasi pembuatan kompos oleh konsultan lingkungan dari DLH Gianyar, serta penyerahan bantuan tanaman pekarangan kepada ibu ibu PKK dan tas ramah lingkungan oleh Ketua TP PKK kab gianyar, Ketua TP PKK juga menyempatkan diri sarapan makan bubur bersama dengan anak anak sekolah dan orang tua murid. (jay)








