
BULELENG – Kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih terus terjadi dan bahkan memapar seluruh kecamatan. Sesuai laporan Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, selain 13 orang pasien yang dinyatakan sembuh atau tidak terinveksi Covid-19, ada penambahan 34 kasus terkonfirmasi dari 9 kecamatan yang ada di Buleleng.
“Sesuai laporan dari Tim Medis GTPP Covid-19, pasien yang dinyatakan sembuh hari ini sebanyak 13 orang. Sementara penambahan kasus konfirmasi atau positif Covid-19 sebanyak 34 orang, berasal dari 9 kecamatan di Kabupaten Buleleng,” ungkap Jubir GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suweca, Kamis (03/9/2020) saat menggeber data terkini penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng ini memaparkan pasien sembuh sebanyak 13 orang berasal dari Kecamatan Buleleng 4 orang, Kubutambahan 1 orang, Sawan 3 orang, Tejakula 3 orang, Sukasada 1 orang dan Gerokgak 1 orang. Sementara penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 34 orang berasal dari Kecamatan Buleleng sebanyak 14 orang, Kubutambahan 3 orang, Sawan 5 orang, Gerokgak 2 orang, Sukasada 4 orang, Tejakula 3 orang, serta Busungbiu, Seririt dan Banjar masing-masing 1 orang.”Kasus konfirmasi tersebut merupakan hasil tracing terhadap pasien konfirmasi sebelumnya yang menunjukkan tren peningkatan,” tandas Suweca seraya menyebutkan jumlah kasus meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 tetap 5 orang, demikian juga kasus Probable tetap 20 orang.
Terkait akumulasi data terkini penanganan Covid-19, Suweca memaparkan kasus konfirmasi positif sebanyak 511 orang, dengan rincian 414 orang sembuh, 5 orang meninggal dunia, 91 orang menjalani isolasi dan 1 orang dirujuk ke Denpasar. Jumlah Kasus Suspek sebanyak 684 orang, dengan rincian 247 orang Suspek Konfirmasi, 295 Discarded (selesai masa pantau), 122 masih dipantau dan 20 Probable (meninggal dunia sebelum ada hasil test menunjukkan positif atau negatif terinfeksi Covid-19). Sementara jumlah Kontak Erat sebanyak 4.875 orang, dengan rincian 210 orang Kontak Erat Konfirmasi, 3.754 Discarded (selesai masa pantau) dan 751 Karantina Mandiri. “Sementara Kontak Erat menjadi Suspek sebanyak 160 orang, dan Kasus Konfirmasi Non Suspek atau Kontak Erat sebanyak 54 orang,” pungkasnya. (kar)








