
DENPASAR – Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bali Kadek Arimbawa menyiapkan program Upacara Ngaben Massal gratis bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Program ini bukan pepesan kosong dalam janji politiknya untuk merebut kepercayaan masyarakat Sulawesi Tengah sebagai calon anggota DPR-RI melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Sulteng.
Sebab, program-program seperti ini pernah dilakukan ketika duduk sebagai anggota DPD RI selama dua periode 2009-2014 dan 2014-2019 melalui yayasan kesenian yang dimiliki.
Alasannya bertarung melalui Dapil Sulteng karena perintah DPP partai Hanura yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum Osman Sapta Odang.
Sebagai politisi dan Ketua DPD Hanura Bali, Lolak demikian panggilan akrabnya sudah tiga tahun lebih bolak-balik ke Sulawesi Tengah yang kebetulan memiliki usaha property disana.
Seiring dengan tekadnya bisa mewakili rakyat Sulawesi Tengah di DPR-RI, perjuangannya dalam program ngaben massal gratis di Sulawesi Tengah ini, untuk memperkuat jati diri masyarakat Bali, sekaligus pelestarian seni dan budaya Bali di tanah transmigrasi Sulawesi Tengah.
“Kami janjikan program upacara Ngaben Massal gratis, bahkan kalau generasi muda yang mau berkesenian akan kami sekolahkan di Institut Seni Indonesia (ISI) di Denpasar Bali,”janji Kadek Arimbawa dalam video podcas di chanel youtube Hanura Bali official, Minggu pekan ini.
Politisi Hanura dari Klungkung ini menyebutkan semangat gotong-royong masyarakat Bali di tanah rantau transigrasi Sulawesi Tengah sangat kuat dan hidup rukun berdampingan dengan umat lain.
Selain program Ngaben Massal gartis, caleg DPR-RI ini juga berjanji untuk memberikan program sunatan massal gratis di Sulawesi Tengah bagi masyarakat muslim.
Lolak mengatakan, tentu dalam program ini, akan membutuhkan biaya sangat besar apalagi upacara Ngaben Gratis. Menurut Lolak, akan disuport penuh melalui dana tunai dari program-program kerja sebagai wakil rakyat.
Seperti yang sudah viral celotehan wakil rakyat di DPR-RI dari mbak Krisdayanti (anggota DPRRI) bahwa dana yang diperoleh untuk diklola ke masyarakat dalam bentuk program sangat besar. Dana-dana seperti itulah yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk masyarakat di Sulawesi tengah.
“Program kami sebagai caleg DPR-RI bukan muluk-muluk, kami akan siapkan kontrak kontrak politik dan semua dana harus dibuatkan pertanggungjawabannya,”janjinya.
Selain program gratis baik ngaben massal dan sunatan massal gratis, sebagai pelestarian seni budaya Bali ditanah rantau Sulawesi Selatan juga menyiapkan program-program pelestarian adat dan budaya Bali salah satunya berkesenian.
Setiap kegiatan upacara, dengan group kesenian yang dimiliki akan diberikan pertunjukan kesenian gratis. Tujuannya untuk memperkuat jatidiri kebaliannya sebagai masyarakat Bali di Sulawesi Tengah, apapun yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam pelestarian seni budaya, Lolak ini siap memfasilitasi melalui program-program kerja sebagai wakil rakyat.
Di Sulawesi Tengah, lanjutnya ada dua Bupati saat ini dijabat oleh kader-kader terbaik Partai Hanura, masyarakat Bali sendiri dari transmigrasi sudah mencapai 180 ribu lebih, pihak tetap optimis dan partai Hanura bisa tembus menuju senayan bukan hanya dari Sulawesi Tengah melainkan dari seluruh provinsi sehingga bisa memperjuangkan hak-hak masyarakat di pusat. (arn/jon)








