
KUTSEL – Rencana pembangunan jalan di pesisir Pantai Jimbaran (Lapangan Yoga Perkanthi – Kafe 9) telah berprogres. Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung sudah melakukan survei lapangan, pada Jumat (4/8/2023) lalu.
Kepala Dinas PUPR Badung, IB Surya Suamba tidak memungkiri hal tersebut. Bahkan ditegaskan dia, yang akan dibangun itu adalah jalan setapak berbahan beton precast.
“Jalan setapak itu lebarnya maksimal 3,6 meter,” ungkapnya dihubungi Senin (7/8/2023).
Namun selain jalan setapak, nantinya juga direncanakan pembangunan jalan masuk terowongan. Yang pada saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian.
“Nanti kalau sudah jadi rencananya, akan kami sampaikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Jimbaran, I Made Dharmayasa pun membenarkan adanya pelaksanaan survei lapangan oleh tim Dinas PUPR Badung tersebut. Bahkan katanya, ketika itu tim secara langsung dipimpin oleh Kepala Dinas PUPR Badung.
Setelah terbangun nanti, untuk sementara waktu akses sepanjang 300 meter tersebut akan dimanfaatkan secara insidental. Dengan kata lain, akan dipergunakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan melalui penerapan sistem buka-tutup.
“Itu akan diterapkan untuk sementara waktu sambil menunggu jalan terowongan yang direncanakan. Jadi bisa dibilang, jalan setapak ini adalah solusi jangka pendek. Sedangkan jangka panjangnya, adalah jalan masuk terowongan dari Pantai Muaya hingga Kafe 9 yang saat ini masih kajian,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dharmayasa juga mengungkapkan bahwa adanya jalan tersebut merupakan hal sangat diharapkan. Yakni sebagai akses alternatif ketika terjadi kerkroditan lalulintas di Jalan Uluwatu I. Termasuk pula pada saat adanya pelaksanaan upacara adat keagamaan yang memanfaatkan Jalan Uluwatu I.
“Dengan itu, maka arus lalulintas yang ke arah utara bisa kami alihkan kesana,” imbuhnya mengenai jalan setapak yang kabarnya akan dibangun melalui Anggaran Perubahan 2023 tersebut. (adi/jon)








