
KUTA – Badan jalan yang jebol di persimpangan Jalan Majapahit-Patimura, Kuta, terpantau telah ditutup tanah pada Rabu (19/7/2023). Arus lalu lintas pun relatif lebih normal, baik itu di Jalan Majapahit ataupun Patimura.
Untuk diketahui, jebolnya badan jalan pada titik tersebut terjadi pada Senin (17/7/2023). Hal itupun sempat mengakibatkan terperosoknya satu roda belakang sebuah truk yang kebetulan melintas di atas titik tersebut.
Dipantau pada Selasa (18/7/2023), jalan jebol masih tampak menganga. Yakni dengan luasan area sekitar 1,5 x 2 meter dan kedalaman sekitar 1 meter. Mencegah ada orang atau kendaraan terperosok, di lokasi jalan jebol dipasangi larangan untuk melintas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, IB Surya Suamba saat dikonfirmasi memastikan, pihaknya sudah langsung melakukan penanganan. Kata dia, yang terperosok adalah truk angkut proyek pengaspalan di Jalan Mataram.
Surya Suamba menambahkan, lokasi jebol tersebut merupakan bekas galian DSDP. Itu sekaligus diduga sebagai faktor penyebab jebolnya badan jalan pada titik tersebut.
“Itu dahulu bekas galian DSDP,” ucapnya.
Kata dia, bekas galian itulah yang dirasa tidak tertutup dengan sempurna. Penimbunannya kurang padat, sehingga jebol dan mengakibatkan truk yang melintas di atasnya terperosok. (adi/jon)








