
DENPASAR – Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah tiga kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap perguruan tinggi. Tiga kewajiban tersebut meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) Unggulan yaitu Pelatihan Asesmen Berdasarkan Kurikulum Merdeka Sebagai Wujud Penguatan SDM Sekolah Penggerak dalam Pembelajaran Abad 21 di SMP Dwijendra Bualu, Kamis (6/7/2023) dengan melibatkan tim dosen dan mahasiswa.Â
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Dwijendra Bualu yang beralamatkan di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai, Badung serta diikuti oleh 14 guru di sekolah ini.
Acara diawali dengan sharing oleh tim PKP SMP Dwijendra Bualu. Pada sharing ini, Ni Made Muliani, S.Pd menyampaikan tentang bagaimana pelaksanaan Asesmen dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Dwijendra Bualu untuk memberi gambaran sekiranya hal-hal apa saja yang perlu ditekankan narasumber dalam pemaparan materi nantinya.
Mengenai asesmen yang diterapkan, di SMP Dwijendra Bualu menggunakan jenis asesmen formatif dan sumatif. Dijelaskan juga bahwa asesmen formatif berkaitan dari kegiatan siswa di kelas dan penilaian sejawat, sedangkan asesmen sumatif terkait dengan pelaksanaan penilaian tengah semester (PTS) maupun penilaian akhir semester (PAS).
Selain itu, di penyampaian ini juga ditampilkan video dokumentasi kegiatan siswa saat melaksanakan P5 dengan tema Kearifan Lokal di Pulau Penyu, Tanjung Benoa.
Setelah tahap sharing oleh tim PKP SMP Dwijendra Bualu selesai, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber yakni Ibu Putu Suarniti Noviantari, S.Pd., M.Pd yang merupakan salah satu dosen di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unmas Denpasar.
Di kesempatan ini, narasumber menyampaikan materi dengan topik asesmen kurikulum merdeka, asesmen pembelajaran berdiferensiasi, dan asesmen projek penguatan profil pelajar pancasila (P5).
Sebelum masuk ke sesi pemaparan materi, peserta diminta untuk mengisi pre test mengenai topik yang akan dibahas lalu dilanjutkan dengan penyampaian gambaran umum asesmen kurikulum merdeka. Pada sesi ini juga diberikan contoh permasalahan kegiatan belajar di kelas terkait dengan strategi pembelajaran berdiferensiasi.
Narasumber meminta pendapat dari beberapa peserta sehingga terjadi diskusi antara peserta dengan narasumber. Mengenai pembelajaran berdiferensiasi yang perlu memperhatikan kebutuhan belajar siswa, peserta diminta menjawab pertanyaan untuk mengetahui tipe gaya belajar melalui link yang diberikan.
Pada pembahasan terakhir terkait asesmen projek penguatan profil pelajar pancasila (P5), dipaparkan tata cara dan contoh penyusunan rubrik asesmen P5 lalu dilanjutkan dengan pengisian post test bagi peserta sebagai penutup penyampaian materi kali ini.
Di akhir kegiatan, Kepala SMP Dwijendra Bualu menyampaikan apresiasi mengenai kegiatan PkM yang telah terlaksana ini.
Hal serupa juga disampaikan oleh Putu Ledyari Noviyanti, S.Pd., M.Pd yang merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unmas Denpasar juga sangat berterima kasih atas kesediaan dan kesempatannya sehingga kegiatan PkM dapat terlaksana di SMP Dwijendra Bualu serta mengenai keberlanjutan kerjasama seperti ini diharapkan dapat terlaksana lagi dengan topik lainnya yang dibutuhkan di kemudian hari. (jay,dha)








