
GIANYAR – Anggota Fraksi PDIP DPRD Bali Dapil Gianyar, I Kadek Diana yang kini sedang menjalani proses sanksi etik oleh partainya dipastikan tidak maju pada Pileg 2024.
Informasi yang dihimpun, keputusan Kadek Diana itu disampaikan pada Minggu (30/4/2023) ke para relawannya melalui WhatsApp grup. Ia sudah mempertimbangkan secara matang, baik secara sekala maupun niskala.
“Setelah melakukan pembicaraan dari hati ke hati dengan Bapak Agus Mahayastra (Bupati Gianyar dan Ketua DPC PDIP Gianyar) sebagai seorang sahabat, teman, saudara dan juga dalam kapasitasnya sebagai seorang Ketua Partai dan atas petunjuk dari Ide Bethare sasuhunan hari ini pada jam 11 siang saya sudah mengambil suatu sikap dan keputusan penting di dalam perjalanan hidup saya khususnya menyangkut keputusan di bidang politik bahwa saya tidak akan pernah meninggalkan Partai yang saya ikut bangun dan besarkan selama 35 th lebih-lebih disaat Partai ini mengalami penindasan di jaman Orde Baru,” kata Kadek Diana via WhatsApp grup.
Diana mengarahkan relawannya untuk mendukung Putu Diah Pradnya Maharani alias Gek Diah—anak Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra.
“Terima kasih saya sampaikan yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat dan Team Relawan KD se Kabupaten Gianyar yang telah menyampaikan support, dukungan moril, dukungan politik serta kesetiaannya kepada diri saya dan untuk pemilu yang akan datang semua pendukung dan Team Relawan KD se Kabupaten Gianyar saya harapkan mengarahkan dukungannya kepada Putu Diah Pradnya Maharani, Putri dari Bpk Bupati Gianyar, semoga kebersamaan kita di dunia politik dapat dilanjutkan pada pada masa yang akan datang dan hubungan yang ada diantara kita akan tetap berjalan sebagai mana biasa untuk kedepannya nanti,” ujarnya.
Keputusannya itu mendapat tanggapan dari para pendukungnya yang merasa sedih kehilangan figur yang menurut mereka bisa mewakili aspirasinya.
Kadek Diana saat dikonfirmasi, Senin (1/5/2023) mengiyakan dirinya tidak maju pada Pileg 2024.
“Ya benar,” ujarnya singkat.
Terkait arahan dukungan ke Gek Diah, Kadek Diana belum berkomentar.
Sementara, Made Agus Mahayastra mengatakan jika anaknya tidak terlalu berharap pada suara Kadek Diana karena berdasarkan pemetaan suara Gek Diah ditafsir sudah mencapai 100 ribu.
“Sebelum Dek Diana mengatakan itu, suara Gek Diah sudah cukup besar, sudah 100 ribu. Sementara, Dek Diana saat menyetor peta suara. Dia menyetor sekitar 30 ribuan,” ujar Mahayastra.
Mahayastra pun berharap suara Dek Diana tetap di PDIP saja.
“Kami harapkan ke PDI lah. Bisa ke calon yang lain juga. Yang penting PDIP, jangan ke partai lain,” tandasnya. (jay)








