
MANGUPURA- Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Selasa (11/4/2023), menerima audiensi dari Panitia Penataan Pesisir Pantai dan Pembuatan Akses Jalan Sepanjang Pantai Jimbaran.
Audiensi ini dilakukan lantaran tim dari Desa Adat Jimbaran mengusulkan rerkait pembuatan jalan alternatif, yakni jalan tembus lingkar barat Badung. Hal ini dilakukan akibat adanya kemacetan yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, kemacetan memang terjadi dinruas jalan yang ada di Kecamatan Kuta Selatan. Sehinnga masyarakat Jimbaran mwngusulkan agar dilakukan pemecahan arus lalu lintas.
“Terjadi macet antara Uluwatu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan sampai Tuban. Jadi dari jimbaran membentuk tim dan membantu pemerintah untuk mengatasi kemacetan,” ujar Parwata.
Setelah menerima usulan tersebut Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini, akan mengusulkan langsung kepada pemerintah. Sehingga dapat dijadikan program prioritas di tahun 2023. Apalagi pembuatan jalan ini, selain mengurai kemacetan dapat memberikan kontribusi kepada Daya Tarik Wisata (DTW).
“Itu usulan-usulan yang kami sebagai pimpinan DPRD Badung menjadi porgram prioritas di pemerintahan kabupaten badung. Sekarang kami akan usulkan, supaya di 2023 ini akan menjadi program,” tegas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.
Sementara Ketua Panitia Penataan Pesisir Pantai dan Pembuatan Akses Jalan Sepanjang Pantai Jimbaran, AA Bagus Mutiara menerangkan, usulan kepada Pemkab Badung untuk membuat jalan alternatif untuk memecah kebuntuan lalu lintas yang selama ini terjadi.
Apalagi saat macer dari Jimbaran menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai dapat menempuh waktu 1,5-2 jam.
“Ini lah yang kami sampaikan kepada Pemkab Badung, bagaimana kira dari masyarakat Jimbaran membuat trobosan-terobosan untuk mencari celah-celah jalan alternatif,” terangnya.
Menurutnya, pembuatan jalan yang diusulkan akan menggunakan sempadan pantai. Lahan tersebut notabene milik pemerintah. Rencananya pembangunan jalan tersebut sepanjang 2 Km.
“Tetapi eksisting jalan sudah ada sekitar 2 Km cuma jalan ini perlu diperlebar dibangunkan got dan pedestrian agar lebih rapi. Sehingga yang kami usulkan itu dari Muaya sampai Jimbaran itu sekitar 2 Km,” jelasnya. (litt)








