
KLUNGKUNG – Tiga wisatawan manca negara (wisman) mengalami kecelakaan laut di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali secara beruntun, satu orang dinyatakan tewas.
Maria (32) wisatawan asal Rusia mengalami luka setelah digulung ombak Pantai Kelingking,Sabtu (21/1/2023). Disusul Vamsi Vamshi Krisna Ramuni (27) ditemukan tewas saat melakukan snorkeling di Perairan Manta Bay, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida,Minggu (22/1/2023) sekitar pukul 10.30 Wita.
Kemudian wisatawan asal Prancis inisial L (27) juga mengalami cidera pada pinggang setelah diguluk ombak Pantai Kelingking, Minggu (22/1/2023) pukul 12.40 Wita.
Informasi yang didapat di lapangan, Tim SAR gabungan begitu menerima informasi dari warga ada kejadian di Pantai Kelingking, Tim SAR meluncur ke lokasi kejadian.Tim menurun tebing Pantai Kelingking sekitar pukul 20.00 Wita.
Dengan kondisi gelap dan pencahayaan terbatas, akhirnya tim tiba di Pantai Kelingking setelah 30 menit lamanya. Korban langsung diberikan penanganan medis, kemudian dievakuasi menuju parkiran Pantai Kelingking.
“Kurang lebih pukul 21.50 Wita mereka tiba di parkiran Pantai Kelingking dalam keadaan selamat dan selanjutnya dibawa menuju Klinik Nusa Medika dengan menggunakan Ambulance Klinik Nusa Medika,” tandas Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada.
Sementara seorang wisatawan asal India, Vamshi Krisna Ramuni (27) ditemukan tewas saat melakukan snorkeling di Perairan Manta Bay, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida,Minggu (22/1/2023) sekitar pukul 10.30 Wita.
Saksi saksi I Kadek Teges Swenayasa yang merupakan kapten boat melihat Vamsi melaksanakan aktivitas snorkeling di sekitar perairan Manta Bay, Desa Bunga Mekar selama 20 menit.
Dari kejauhan saksi melihat korban mengambang dan mengangkat korban untuk membawa korban ke atas boat bersama saksi yang lain Putu Agus Junaedi. Setelah mendapatkan penanganan petugas medis, sisatawan asal India ini dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa serupa kembali terjadi di Pantai Kelingking yang terkenal karena memiliki tebing mirip leher Tyrannosaurus. Kali ini menimpa wisatawan asal Perancis inisial L.
Wisatawan ini cedera pada bagian pinggang sesaat setelah tergulung ombak. Seorang warga Desa Bunga Mekar melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR Nusa Penida.
“Setelah menerima permintaan untuk evakuasi, segera bergerak empat personil menuju lokasi kejadian. Sementara itu tim juga melaksanakan koordinasi dengan Polsek Nusa Penida,Koramil Nusa Penida dan Klinik Nusa Medika Nusa Penida. Setelah tiba di Pantai Kelingking, tim mulai menuruni tebing dan sampai di dasar tebing untuk memberikan penanganan dan selanjutnya dievakuasi melalui laut dengan menggunakan boat ocean rider,” demikian Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada. (yan)








