
BADUNG – Jelang pergantian tahun 2022, dentuman meriam paralon yang dimainkan anak-anak hingga remaja mulai banyak terdengar.
Permainan dari pipa maupun kaleng bekas menggunakan bahan bakar spiritus itu mulai dikeluhkan warga karena dinilai cukup berbahaya.
“Kami menerima aduan warga maraknya permainan meriam spiritus. Kami akan segera mengambil tindakan,” ujar Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana saat mendengar saran, masukan, dan aduan warga melalui kegiatan ‘Jumat Curhat’ di Subak Ujung, Desa Adat Mengwi, Badung, Jumat (30/12/2022).
Menurutnya, masyarakat resah dan merasa terganggu karena kerasnya suara ledakan yang ditimbulkan meriam spiritus. Bahkan, beberapa anak dan remaja bermain di pinggir jalan.
“Sejatinya warga sudah mengingatkan para remaja dan anak-itu, tapi tidak dihiraukan. Kami akan tindaklanjuti karena permainan ini membahayakan penggunanya dan juga orang lain,” tegas Darsana. (dum)








