
KUTA – Lima WN Moldova dideportasi Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Selasa (20/12/2022) lalu. Mereka adalah orang asing yang pada bulan Maret 2022 dilaporkan warga karena dinilai meresahkan.
Kasus tersebut berawal ketika kelima WNA bersangkutan bersama seorang WNA Rusia menerobos masuk sebuah vila milik warga, di wilayah Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung dengan cara merusak bagian pintu. Pada saat kejadian, vila bersangkutan dalam keadaan tidak beroperasi akibat pandemi Covid-19.
Mengetahui hal tersebut, pemilik vila bersama-sama dengan pihak Desa Pererenan sempat menemui para orang asing bersangkutan. Namun ketika ditanya, mereka mengaku bahwa vila tersebut adalah milik mereka sendiri, atas pemberian Tuhan.
Mendapat laporan adanya kejadian semacam itu, petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar langsung bergerak. Para WNA bersangkutan kemudian digiring ke kantor, untuk ditindaklanjuti sebagaimana ketentuan keimigrasian.
Namun karena terkendala tiket dan adanya paspor rusak bahkan hilang, tindakan pendeportasian terpaksa ditunda. Dan mereka ditempatkan untuk sementara waktu di Rudenim Denpasar.
Kepala Rudenim Denpasar, Babay Baenullah mengungkapkan, di awal detensi, para WNA bersangkutan dinilai kurang kooperatif. Bahkan mereka sempat menolak untuk dipulangkan.
“Selama masa detensi kurang lebih 9 bulan, kami rutin melakukan konseling dan pendekatan persuasif. Dan akhirnya mereka mau dipulangkan ke negara asal, sehingga dapat diupayakan koordinasi ke pihak kedutaannya di Tokyo ataupun keluarganya dalam hal penyediaan tiket dan penerbitan dokumen perjalanan. Sedangkan untuk si WN Rusia, sebagai komplotan mereka, itu sudah kami deportasi pada September silam,” bebernya.
Lebih lanjut untuk diketahui pula, 5 WN Moldova tersebut dipulangkan menggunakan maskapai Turkish Airlines TK67 pada Selasa (20/12/2022) sekitar pukul 21.05 Wita, dengan tujuan Istanbul-Chisinau.
Pemulangan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai tersebut dilaksanakan atas pengawalan 6 orang petugas Rudenim Denpasar. (adi/jon)








