
BADUNG – Tampil luar biasa di nomor Kata atau seni, tim judo Badung akhirnya sukses mengawinkan emas pada Porprov Bali XV/2022 yang dilangsungkan di GOR Perancak Tibu Beneng Badung, Senin (21/11/22).
Prestasi ini menggembirakan karena pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan silam, di nomor ini tim judo Badung tak membawa pulang medali emas sama sekali. Dua nomor itu yakni Ju No Kata atau seni putri serta Nage No Kata atau seni putra.
Badung mengawinkan emas di nomor Kata tersebut menyisihkan rival utamanya Denpasar. Di nomor Ju No Kata, judoka Badung atas nama Ni Made Sukerti dan Ni Nyoman Suwitri meraih nilai tertinggi yakni 342,5 mengungguli pasangan Denpasar, Kadek Giri Wulan Wijayanti dan Ni Kadek Ayumi Hana Putri dengan nilai 334. Sementara medali perunggu diraih pasangan Bangli, Ni Kadek Ana Dwi Yanti dan Ni Kadek Linda Putriana dengan nilai 318.
Sedangkan di nomor Nage No Kata, duet Badung I Gusti Ngurah Laksmana Tresna Putra dan I Gusti Nyoman Agus Aprianto Edi P meraih nilai tertinggi 349,5 mengalahkan judoka Denpasar, Yusron Aminullah dengan I Putu Mahesa Prabha Bhuana yang mendapat nilai 340. Sedangkan perunggu didapat I Ketut Kembar Sugih Arta dengan I Komang Kembar Sedana Arta dari Bangli dengan nilai 306,5.
Menurut Ketua Harian Pengkab PJSI Badung, Dewa Ardita didampingi salah seorang pelatih I Nyoman Sudarmayasa usai pertandingan di GOR Perancak Tibubeneng, Badung mengutarakan, 2 emas itu merupakan hasil jerih payah bersama juga tak lepas karena melakoni TC sentralisasi yang sempat dilatih Sensei Sengoku.
“Di Tabanan lalu kami tak meraih emas sekalipun di nomor Kata namun sekarang ternyata mampu langsung menyabet 2 emas sekaligus. Ini merupakan kemajuan yang sangat singnifikan. Tak terlepas dari latihan yang diberikan pelatih lain serta Sensei Sengoku juga,” jelas Dewa Ardita diamini Sudarmayasa.
Dengan raihan dua emas perdana itu, dirinya berharap di nomor fighter yang digelar mulai Selasa (22/11/2022) hari ini bisa berbuah yang sama dengan nomor Kata.
“Ini awal yang baik, semoga kelas fighter juga turut mengikuti. Kami optimis anak-anak bisa melakukan dengan baik,” tutup Dewa Ardita. (ari/jon)








