
DENPASAR – Munculnya kekhawatiran cabang olahraga (cabor) Yongmoodo jika dana Porprov Bali bagi cabor tak turun tepat waktu karena untuk beli peralatan, langsung direspon KONI Provinsi Bali.
“Dana Porprov Bali itu dari Pemprov Bali ke KONI Bali itu akhir Oktober 2022 ini atau setidaknya maksimal awal November 2022. Kalau seandainya itu sudah cair pasti kami bagikan ke cabor Porprov Bali sesuai dengan anggaran yang sudah ditentukan,” kata Ketua Umum KONI Bali IGN Oka Darmawan di Denpasar, Minggu (23/10/2022).
Diakui mantan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali itu, dana Porprov Bali XV/2022 itu sudah dianggarkan dan sudah disiapkan semuanya. Hanya memang semuanya karena terkait administrasi saja.
“Sejak dulu soal semua itu sudah clear semuanya. Dan administrasi apa saja juga sudah kami siapkan sesuai arahan dari Pemprov Bali. Jelas kami harus mengikuti karena kami atau KONI Bali merupakan perpanjangan tangan Penerintah dalam hal ini Pemprov Bali,” tegas Oka Darmawan.
Disebutkan pria yang juga mantan Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali itu, semuanya sekarang ini sudah tidak masalah lagi soal anggaran Porprov bali itu dan hanya tinggal menunggu saja pencairannya. Dan pencairannya pastinya juga melalui mekanisme dan aturan yang benar sehingga semuanya tidak ada masalah.
Lantas apa saja terkait administrasi itu ?
“Ya kan sudah pasti seperti dana untuk cabor serta keperluannya yang sesuai dengan kebutuhannya, termasuk anggaran keperluan pembukaan dan lain-lain. Semuanya kan harus dilaporkan dalam bentuk Rancangan Anggaran Belanja (RAB) baik untuk cabor maupun KONI Bali. Begitu juga lainnya,” terang Oka Darmawan.
Berangkat dari smeua itulah tambahnya, Para pengurus KONI Bali mulai bawah sampai Ketua Umum semuanya kerja keras dan setiap hari bisa pulang sore atau malam.
“Inilah semuanya untuk mempersiapkan agar persiapan Porprov Bali matang dan berjalan lancer nantinya,” demikian Oka Darmawan. (ari/jon)








