
DENPASAR – Kekuatan khususnya kontingen Karangasem berjumlah 357 orang pada Porprov Bali XV/2022. Jumlah tersebut terbagi dari 274 atlet, pelatih dan offisial 58 orang. Sedangkan sisanya tim monev 25 orang. Tim monev dilibatkan guna memantau atlet bertanding yang tersebar di seluruh Bali.
Sementara itu pada pesta olahraga multi event dua tahunan antar Kabupaten/Kota nanti, Kontingen Karangasem hanya ikut 31 cabang olahraga (cabor) dari 41 cabor yang dipertandingkan.
Disebutkan Ketua Umum KONI Karangasem I Putu Toya, untuk 10 cabor yang absen tak diikuti karena di Karangasem memang dominan belum terbentuk pengkab cabornya. Sehingga KONI Karangasem hanya mengikuti cabor yang telah ada pengurus dan atletnya di Karangasem.
“Sejatinya kami di Karangasem hanya memiliki 35 cabor yang telah resmi diakui dibawah naungan KONI Karangasem, dengan demikian secara internal di KONI Karangasem kita hanya absen 4 cabor saja,” tutur Putu Toya saat dihubungi, Selasa (11/10/2022).
Diakuinya, pensiunan birokrat di Lingkungan Pemkab Karangasem itu, cabor yang absen itu yakni cabor yongmoodo, tenis lapangan, futsal dan e-sport.
Kata dia, khusus untuk futsal itu absen karena tidak siap mengirimkan atletnya, sedangkan e-sport absen karena masih dipertandingkan secara eksibisi.
Putu Toya yang juga aktif di dunia pendidikan Karangasem itu menambahkan, dengan kekuatan 272 atlet itu, KONI Kabupaten Karangasem bertekad naik peringkat pada ajang pesta olahraga multi event dua tahunan antar kabupaten/Kota.
Kontingen Karangasem ingin menyodok ke papan tengah atau naik peringkat dari papan bawah.
“Ada keinginan kuat untuk bisa masuk papan tengah pada Porprov nanti, semoga saja terwujud,” tutup Putu Toya. (ari/jon)








