
GIANYAR – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Gianyar memberlakukan surat rekomendasi pembelian BBM bagi tukang traktor dan nelayan. Bahkan, jatah pembelian pertalite dan solar dibatasi 15 liter sehari.
Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Ida Bagus Purnama mengatakan, surat rekomendasi itu diberlakukan sejak kenaikan harga BBM. Tukang traktor dan nelayan melalui ketua kelompoknya terlebih dahulu mengajukan surat ke perbekel maupun lurah.
“Nantinya, perbekel mengajukan ke Dinas Pertaian dan Peterakan untuk mendapat surat rekomendasi pembelian BBM subsidi, baik solar maupun pertalite,”kata Ida Bagus Purnama, Minggu (25/9/2022).
Surat rekomedasi itu hanya berlaku 30 hari sejak pengajuan.
“Surat rekomendasi itu maksimal pembelian 15 liter untuk sehari. Sejauh ini, tidak ada permasalahan. Pekaseh subak dan perbekel sudah sigap memperjuangkan BBM bagi kebutuhan petani,”tegasnya.
Saat ini, terdapat 1.200 mesin traktor roda dua dan roda empat di Kabupaten Gianyar dengan jumlah subak 500.
Sedangkan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan tercatat 954 orang dari Desa Lebih (bagian timur) sampai Desa Ketewel (paling barat). Mereka melaut menggunakan pertalite. (jay)








