
MANGUPURA- Stok Vaksin Covid-19 di Badung ternyata menipis. Terbukti sejumlah warga yang hendak melakukan vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung tidak terlayani. Kekurangan stok vaksin juga diakui Dinas Kesehatan Badung.
Direktur RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta yang dikonfirmasi, Minggu (18/9/2022) mengakui, pelayanan vaksinasi tidak maksimal karena karena vaksin yang diberikan terbatas.
“Hari ini stok vaksin habis. Stok vaksin di provinsinya juga kosong,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita juga eterbatasan stok vaksin, sehingga tidak bisa melaksanakan vaksinasi secara maksimal.
“Kami inginnya setiap hari melakukan vaksin, tapi vaksinnya seret. Ternyata dari provinsi juga tidak ada. Jadi bagaimana mau kerja orang vaksinya tidak ada,” katanya.
Pihaknya ingin membuka vaksinasi di tiap kecamatan. Namun saat ini yang masih melayani vaksinasi setiap hari di RSD Mangusada.
“Kami setiap hari tapi jumlah vialnya hanya sedikit. Kita sudah sampaikan ke Menteri Pariwisata Pak Sandiaga agar Bali bisa diprioritaskan untuk vaksin,” katanya.
Pihaknya ditargetkan untuk segera menuntaskan vaksinasi booster, namun pada kejatanyaan pasukan yang diberikan sangat sedikit.
“Ibaratnya kami mau perang tapi senjatanya tidak ada, gimana?” pungkasnya. (lit/jon)








