
KUTA – Sebagai rute strategis, Australia kembali menjadi pilihan membuka rute penerbangan baru. Kali ini adalah oleh Batik Air, dengan rute Perth – Denpasar.
Menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8, Batik Air secara perdana mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (17/9/2022), pukul 10.38 Wita. Dari Perth, pesawat tersebut tiba dengan membawa serta 135 orang penumpang. Dan selanjutnya, bermuatan 111 orang penumpang berangkat menuju Kuala Lumpur, pada pukul 12.04 Wita.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menuturkan, pesawat Batik Air dengan rute tersebut akan terbang 4 kali dalam seminggu. Yakni pada hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Disampaikannya pula, tren WNA di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada periode Januari hingga Agustus didominasi Australia. Yakni dengan jumlah 277.034 orang penumpang yang kemudian disusul oleh India 71.613 penumpang dan Britania Raya 61.070 penumpang.
“Maka dari itu Batik Air tidak salah membuka penerbangan perdananya dari Perth, Australia,” sebutnya, Minggu (18/9/2022).
Sementara menurut catatan capaian dari tanggal 1 hingga 15 September 2022, kata dia, penumpang internasional cenderung lebih banyak ketimbang domestik. Yakni dengan perbandingan 305.447 dan 302.974 orang wisatawan.
“Kami optimis penumpang dapat terus bertumbuh dengan tetap menjaga kepercayaan pemerintah. Yakni menjalankan sesuai regulasi yang ada, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Baik itu di pintu masuk domestik ataupun internasional,” ucapnya.
Ditambahkan, berdasarkan data statistik bulan Januari hingga Agustus, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani sebanyak 6.918.086 penumpang dan 48.899 pergerakan pesawat udara. Dan sesuai data 17 September 2022, terdapat 22 rute penerbangan internasional dan 21 rute penerbangan domestik. (adi/jon)








