
DENPASAR – KONI Denpasar diam-diam nampaknya telah menyiapkan dan siap menyetorkan nama-nama atletnya di entry by number Porprov Bali 2022. Hanya saja kini masih menunggu cabang olahraga (cabor) dibawahnya apakah ada perubahan atau tidak.
“Kami sudah memiliki semua entry by name yang disetorkan (cabor) dibawah KONI Denpasar yang nantinya turun di Porprov Bali 2022. Kami sudah siap kok. Hanya masih menunggu kemungkinan ada cabor yang merubah atletnya. Kan masih ada waktu,” ungkap Sekretaris Umum (Sekum) KONI Denpasar, Made Darmiyasa di KONI Denpasar, Kamis (25/8/2022).
“Pada prinsipnya sejak bulan Mei 2022 lalu kami KONI Denpasar sudah melakukan persiapan desentralisasi atau latihan masing-masing di cabang olahraga. Termasuk hasil tes fisik atlet dan lain sebagainya, pertimbangannya ada di cabor juga,” imbuh Darmiyasa.
Kembali ke soal entry by name yang harus disetorkan atau ada perubahan atlet di cabor, dirinya meminta cabor tak terburu-buru dalam menentukan nama-nama atletnya, terutama di cabang olahraga krusial.
“Masih ada waktu, jadi cabor bisa memetakan peluang medali mereka. Mudah-mudahan sebelum batas waktu bisa ditentukan,” imbuh mantan Sekum Pengprov PBSI Bali ini.
Laluapa kendala yang terjadi saat entry by name ini? Darmiyasa menguraikan kendala itu soal adanya atlet yang mundur dan memastikan tak mengikuti Porprov. Alasannya karena Porprov berbenturan dengan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) pada November mendatang.
Disebutkan Darmiyasa, salah satunya di cabor petanque dimana ada satu atlet mengundurkan diri tak mengikuti Porprov dan memilih tampil di Pomnas. Alasannya karena yang bersangkutan saat diterima menjadi mahasiswa di salah satu universitasnya karena jalur prestasi olahraga.
“Kami tidak bisa melarang karena itu adalah keputusan atlet. Kalau kami memaksakan, khawatirnya nanti atlet bisa dipermasalahkan di kampusnya,” pungkasnya Darmiyasa. (ari/jon)








