
DENPASAR – Delapan kenshi PON Bali yang disiapkan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Virtual Tandoku Shorinji Kempo bertajuk Piala Menteri Komunikasi dan Informasi 2020 yang digelar 13-14 Agustus mendatang, sudah siap tempur.
Menurut Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy, delapan kenshi tersebut sdah dibekali teknik yang mumpuni dan sekarang hanya tinggal rutin meningkatkan kualitasnya dan mematangkan saja. “Delapan kenshi tersebut sudah digembleng dengan matang tim pelatih dan kini siap tempur dan tidak ada kendala apapun. Justru sekarang mental dan semangat mereka kini berlipat termasuk dari sisi percaya diri tinggi,” ungkap Fredrik Billy ketika dihubungi, Senin (27/7/2020).
Delapan kenshi yang bakal turun di 7 kategori itu yakni, Nadya Billy, Triyanto, Yeristus Varis Mardi, Ari Dwi Kurniawan, Ni Kadek Ayu Juniantari, Erasmus Naris Fendi, Satriani Ayu Purnama dan Rudy Sihaloho. “Kami terus memotivasi mereka dan memantau latihan mereka. Kami minta delapan kenshi itu untuk fokus pada dirinya sendiri dan tidak perlu melihat pesaingnya siapa dan darimana saja. Konsentrasi terhadap tampilan sendiri itu lebih bagus,” tambah pria yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali tersebut.
Billy yang berprofesi sebagai advocat itu juga mengaku jika Bali kini banyak bicara soal prestasi di even nasional dan menjadi salah satu daerah yang mulai diperhitungkan oleh daerah rival lainnya di Indonesia. “Target kami di Kejurnas virtual itu kenshi kami mampu menyumbangkan setidaknya dua emas dari 7 kategori yang diikuti. Kami tak muluk-muluk namun kalau hasilnya lebih dari 2 emas akan lebih bagus lagi,” tutup Billy. (ari)








