
KUTA – Penyediaan area relokasi sementara pedagang Pasar Seni Desa Adat Kuta, lagi-lagi molor. Dari awalnya ditarget pada pertengahan Juni, akhir Juni, dan sekarang ke pertengahan Juli.
Project Manager Tunas Jaya Sanur (TJS) – Bianglala KSO Nyoman Agus Sandika mengatakan, hal tersebut dipengaruhi sejumlah faktor. Namun dia memastikan tetap berupaya untuk mempercepat penuntasannya.
“Untuk penyelesaian pemasangan paving ini, sebelumnya kami target di awal bulan Juli. Tapi karena kendala masih ada, kami minta waktu kurang lebih lagi 10 harian. Mudah-mudahan di pertengahan Juli itu sudah clear,” ungkapnya, Rabu (29/6/2022) lalu.
Adanya pohon besar di dalam area, adalah salah satu faktor dimaksud. Saat ini pohon tersebut telah ditebang, setelah dikoordinasikan pula dengan pihak desa adat.
“Pohon itu sudah dipotong. Karena dia persis berada di dalam area, tepatnya pada sisi selatan. Dan pastinya, itu sudah kami komunikasikan terlebih dahulu dengan pihak desa,” ucapnya sembari mengabarkan, di dalam kontrak, pihaknya juga memiliki agenda penanaman pohon baru.
Di sisi lain untuk diketahui pula, area dimaksud total memiliki luasan sekitar 1100 m2. Sesuai desain, nantinya itu akan sekaligus menjadi area parkir mobil berdaya tampung kurang lebih 40-an unit. Kaitan dengan itu pula, beberapa meter tembok pembatas pantai eksisting akan tersentuh pembongkaran sebagai akses keluar masuk. (adi/jon)








