
TABANAN – Kasus penjambretan kembali terjadi di Tabanan. Kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Pupuan. Seorang warga Desa Pujungan menjadi korban jambret, saat melintas di jalan raya Pupuan masuk Banjar Pupuan, Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Minggu (26/6/2022) pagi. Beruntung petugas dari Polsek Pupuan segera berhasil meringkus pelaku di wilayah Telabah Tangis, Banjar Pupuan dan sempat jadi bulan-bulanan warga.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa pencurian dengan kekerasan (penjambretan) tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu korban Ni Nyoman Bidani (44) asal Banjar Margasari, Pujungan, Pupuan hendak pergi ke Pasar Pupuan. Dia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy Hitam Nopol Dk 7837 HG dengan santai.
Rupanya sejak keluar dari rumahnya, sudah ada yang mengintainya. Apalagi diketahui korban mengenakan kalung emas yang cukup mencolok. Setiba di wilayah yang disebut telabah tangis, Banjar Pupuan yang cukup sepi, seorang pria pengendara Scoopy merah Nopol DK 4112 ACR memepetnya dan langsung menarik kalung korban.
Aksi yang dilakukan pelaku yang diketahui bernama I Kadek Agus Hermanjaya (38) asal Bubunan, Seririt, Buleleng, korban melakukan perlawanan mempertahankan kalung miliknya dengan cara menarik jaket pelaku. Akibatnya, keduanya terjatuh.
Kejadian tersebut diketahui warga sekitar yang melintas, berusaha membantu. Saksi yang turun dari motor langsung menendang pelaku hingga terjatuh ke kebun di pinggir jalan. Namun pelaku ternyata berhasil mengambil kalung milik korban seberat 30 gram senilai Rp 24 Juta. Korban juga mengalami luka padi siku, ibu jari tangan kiri, lengan kiri dan lutut kiri.
Sementara pelaku berhasil kabur ke perkebunan dan persawahan warga di sekitar lokasi meninggalkan motornya. Namun pelarian pria tersebut tidak berlangsung lama. Berkat informasi dari warga, petugas berhasil menangkap pelaku di tengah areal perkebunan dan langsung dibawa ke Polsek menyusuri jalan pertanian yang sempit.
Setiba di pinggir jalan telabah tangis, warga yang sudah menanti mengungkapkan kekesalannya dengan memukul pelaku dengan tangan maupun kayu. Beruntung petugas berhasil mencegah aksi massa lebih beringas lagi dan langsung membawa pelaku ke Mapolsek untuk diinterogasi.
Kapolsek Pupuan AKP I Made Budiartha membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah meminta keterangan korban dan tengah menginterogasi pelaku. Kasusnya masih diselidiki petugas. (jon)








