
BULELENG – Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, IGA Aries Sujati tak hanya mengapresiasi pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis pasraman sebagai upaya fundamental pembentukan generasi muda Hindu yang berkarakter.
Pengembangan pendidikan dengan kurikulum 40% terkait Agama Hindu dari tingkat Pratama Widya (PAUD), Adi Widya (SD), Madya Widya (SMP) dan Utama Widya (SMA) pada sekolah yang dikelola Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Singaraja ini juga patut didukung semua pihak.
“Selaku Bunda PAUD Kabupaten Buleleng saya mendukung pendidikan Agama Hindu berbasis pasraman sejak usia dini, PAUD kemudian SD, SMP dan SMA oleh YPR Saraswati menjadi satu kesatuan pada satu lembaga pendidikan swasta ini,” ungkap Aries Sujati Suradnyana, Sabtu (26/5/2022) saat menghadiri acara Panggung Gembira, pelepasan siswa Pratama Widya (PAUD) Saraswati Singaraja.
Didampingi Kasi Pendidikan Agama Hindu Kemenag Kabupaten Buleleng, Made Suparmada, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng I Made Sedana, Ketua YPR Saraswati Singaraja Ketut Suka dan Ketua Pratama Widya (PAUD) Saraswati Singaraja Made Olas, anggota DPRD Provinsi Bali ini bahkan berjanji akan mengarahkan hibah yang difasilitasi untuk YPR Saraswati Singaraja.
“Saya juga mendorong sinergitas semua pihak terkait, baik orang tua, YPR Saraswati, komite sekolah dan Kemenag khususnya pendidikan Agama Hindu dalam pengembangan pasraman. Bagaimana penguatan SDM dan kelembagaan terintegrasi sehingga program pendidikan Agama Hindu pada Kemenag Republik Indonesia dapat lebih dimaksimalkan dalam pembentukan akhlak, mental dan karakter generasi muda Hindu sejak usia dini,” tandas Aries Sujati dibenarkan Suparmada yang tak hanya siap melakukan pembinaan tapi juga memfasilitasi koordinasi serta permohonan lembaga pendidikan ke Kemenag Republik Indonesia. (kar,dha)








