
DENPASAR – Demi prestasi pembalap muda atau junior ke depannya, kini Koordinator Wilayah (Korwil) IMI Kota Denpasar terus memoles pebalapnya. Salah satunya dengan menurunkannya dalam Kejuaraan Grasstrack dan Motocross yang digeber di Denpasar, dan berakhir pada Minggu (29/5/2022).
Seperti yang diutarakan Ketua Korwil IMI Denpasar Putu Roy Nugraha, kini para pebalap utamanya di level maksimal usia 17 tahun atau junior terus dibina. Hal ini keterkaitannya karena di Porprov Bali XV juga dipertandingkan kategori pebalap maksimal 17 tahun untuk pembibitan ke depannya.
“Khusus Denpasar memang kami turut melakukan pembinaan yang rutin dan terus menggelar setiap tahunnya kejuaraan itu untuk melihat perkembangan para pebalap junior kami. Karena kami juga melibatkan daerah lainnya, pastinya daerah lain juga bisa memantau kemampuan pebalap juniornya,” kata Roy Nugraha, Minggu (29/5/2022).
Secara umum, lanjut mantap pebalap yang memiliki pengalaman nasional itu, Denpasar melakukan pembinaan bagi pebalap junior ke depannya agar bisa menjadi pebalap yang mewakili Denpasar maupun Bali di even-even nasional maupun internasional.
“Kami setidaknya memiliki 10 pebalap junior atau maksimal berusia 17 tahun. Kami lihat mereka memiliki prospek bagus dan bisa melapis para pebalap senior Denpasar ke depannya. Hanya memang jam terbang mereka belum tinggi dan belum kiprah di even nasional lantaran jarang ada even grasstrack atau motocross digeber di Bali. Apalagi kemarin di masa pandemi nyaris selama dua tahun tidak ada even. Tapi kami di Denpasar konsisten menggeber kejuaraan ini setiap tahunnya,” tutup Roy Nugraha seraya menambahkan bersyukur karena selama ini didukung Pemkot Denpasar, KONI Denpasar, Pengprov IMI Bali da pihak lainnya. (ari/jon)








