
DENPASAR – Arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra nampaknya sudah benar-benar ingin dan sangat kangen skuadnya bermain di Stadion Dipta Gianyar. Sayangnya sampai saat ini hal itu belum terwujud karena belum diperbolehkan akibat masih dalam tahap renovasi.
“Belum boleh latihan disana (Stadion Dipta, red) karena lapangan masih dalam proses perbaikan. Pasti suporter juga sudah sangat kangen menonton langsung di stadion. Kangen suasana stadion juga,” kata Teco ketika dihubungi, Selasa (24/5/2022).
Proyeksinya, Stadion Dipta dipergunakan sebagai venue gelaran putaran grup G AFC Cup nanti dimana Bali United tergabung di dalamnya. Jika sesuai rencana, laga nanti besar peluangnya bisa dihadiri penonton.
“Kami hanya bisa menunggu perkembangan bagaimana nantinya. Kami berharap besar saat Piala AFC kami sudah bisa main di Stadion Dipta dengan disukung para suporter yang ingin sekali juga mendukung tim kesayangannya secara langsung,” tegas Teco.
Tak dipungkirinya, aura duel akan lebih hidup dan semarak ketika Bali United melakoni duel di depan suporternya langsung. Motivasi terasa benar-benar bangkit dan para pemain akan selalu ingin memberikan hiburan permainan yang menawan.
Terepas dari hal itu, terkait perkembanagan pemain anyar Bali United, Teco menilai adaptasi 6 rekrutan baru plus 2 pemain muda promosi diakuinya sudah cukup baik. Hanya saja memang masih membutuhkan waktu lebih panjang untuk menyatu serta menemukan koneksi atau chemistry antar pemain.
“Proses adaptasi mereka semuanya bagus. Semua bekerja keras selama sesi Latihan yang dijalaninya. Hanya, kami baru berlatih selama dua minggu dan itu masih terlalu awal bai para pemain anyar,” demikian Teco. (ari/jon)








