
GIANYAR – Pura Dalem Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan/Kabupaten Gianyar disatroni maling. Pelaku yang diperkirakan beraksi, Kamis (19/5/2022) dini hari membobol gedong penyimpenan kemudian menggasak sejumlah emas dan permata pada Pelawatan Ratu Ayu dan Ratu Gede.
Informasi yang dihimpun, hilangnya perhiasan pada pratima kali pertama diketahui I Gusti Niang Mangku (65) dan I Gusti Ngurah Dirga Yusa (35) sekitar pukul 16.00 WITA pada Kamis (19/5/2022).
Saat itu, kedua saksi sedang sembahyang pada rahina kajeng kliwon. Mereka melihat pagar besi gedong penyimpanan Ratu Ayu dan Ratu Gede dalam kondisi rusak dan pintu tercongkel.
Setelah dicek, emas dan permata tidak berada di tempat semula. Saksi langsung memberitahu prajurut adat kemudian dilaporkan ke Polsek Gianyar.
Kelian Adat Banjar Siyut I Made Sudana (70) mengatakan, emas yang dicuri pelaku beratnya 15 gram dan sembilan mirah permata dengan kerugian diperkirakan mencapat belasan jutaan rupiah.
“Baru dua tahun lalu ngodakin (perbaikan) menghabiskan biaya sekitar Rp 100 juta sehingga kerugian spiritual jauh lebih besar,” ujar I Made Sudana, Jumat (20/5/2022).
Sudana menduga pagar besi dirusak oleh pelaku dengan cara digergaji. Terkait adanya kejadian ini, pihaknya desa adat belum memasikan apakah akan kembali membuat pelawatan baru atau tidak. “Jinah ten wenten (uang belum ada),” ungkap Made Sudana sembari berharap polisi segera menangkap pelaku.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kota Gianyar Kompol I Gede Putu Putra Astawa menegaskan masih melakukan penyelidikan terkait adanya kejadian tersebut.
“Kami masih lidik,” ujar Kompol Putra Astawa. (jay)








