
DENPASAR – Rasa optimis menyelimuti prediksi Pengprov PRSI Bali terhadap perenang andalannya Pande Made Iron Digjaya yang memiliki peluang besar dalam menyabet medali emas pada ajang SEA Games XXXI di Hanoi Vietnam. Optimisme itu terdorong dari progres positif catatan waktu Iron Digjaya selama ini yakni terus meningkat secara drastis.
Hal ini diakui Ketua Umum Pengprov PRSI Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana. Menurutnya, paling utama sebelum meraih medali nantinya yang diprediksi mampu diraih Iron Digjaya, yakni pengurus PRSI Bali sangat bersyukur karena pertama kalinya, atlet renang mengusung nama Bali menjadi wakil Indonesia di ajang internasional bergengsi tersebut.
“Kami sangat bangga ke perenang kami yang mampu mewakili Indonesia dan semoga mampu mempersembahkan yang terbaik bagi Indonesia,” kata Agung Ardhana saat dihubungi, Rabu (11/5/2022).
Ditegaskan pria yang juga anggota DPRD Bali itu, informasi perenangnya resmi mewakili Indonesia disampaikan langsung Sekretaris Umum (Sekum) PB. PRSI Ali Patiwiri.
“Dari 17 perenang di SEA Games Vietnam itu, kami bangga juga karena ada perenang asal Bali tak lain Anak Agung Istri Kania Ratih Atmaja, dan I Gede Siman Sudartawa,” tambah Agung Ardhana.
Harapannya Pande Made Iron memberikan yang terbaik buat merah putih yakni menyumbangkan medali.
Ditambahkan Agung Ardhana, sisi positif Pande Made Iron membela Indonesia diharapkan pembinaan akuatik di Bali dapat memberikan yang terbaik kepada Indonesia di SEA Games Vietnam. Diuraikannya, apalagi saat seleknas 10-12 Maret Lalu, Iron bahkan menyapu bersih semua nomor yang diikuti 50, 100, dan 200 meter breaststroke (dada) mengalahkan pemegang medali emas SEA Games 2017 dengan capaian 99% dari catatan waktu terbaik SEA Games.
“Kami berharap besar dengan berjalannya waktu mudah – mudahan potensi Iron Digjaya memberi emas kepada Indonesia mampu terwujud terutama pada nomor 50 meter gaya dada. Jika itu terealisasi maka nama Indonesia dan Bali akan harum di kancah olahraga internasional,” demikian Adhi Ardana. (ari/jon)








