
DENPASAR – Selama ini, masih banyak yang melihat, prestasi di PON merupakan ukuran pertama. Bahkan KONI Bali juga diminta untuk tidak fokus di hal itu saja. Karena masih banyak even bergengsi lainnya yang masih di level even internasional.
Seperti diutarakan salah seorang sesepuh karate yang juga mantan pengurus KONI Bali I Gusti Putu Anindya Putra. Pembinaan atlet tidak bisa hanya diukur di PON saja, tapi harus ditingkatkan lagi di jejang lebih tinggi.
“Kan lebih bagus jika pembinaan atlet itu lebih keatas seperti SEA Games, Asian Games, Olimpiade bahkan Kejuaraan Dunia. Kalau hanya PON menjadi ukuran nanti akan sulit untuk melangkah ke jenjang lebih tinggi,” kata Anindya Putra di KONI Bali, Senin (21/3/2022).
Berangkat dari semua itu, dirinya berharap KONI Bali ke depannya lebih fokus ke pembinaan prestasi atlet lebih tinggi termasuk meningkatkannya di semua cabang olahraga (cabor) di bawah KONI Bali.
“Kalau semua itu berjalan bagus, maka KONI Bali akan bisa lebih wise dalam melihat kualitas atlet serta akan banyak memiliki atlet dengan jam terbang level Asia bahkan Dunia ke depannya,” tegas Anindya Putra.
Tak hanya itu lanjutnya, pembinaan prestasi atlet itu sendiri juga diharapkan dilakukan KONI Bali kepada para atlet muda dari semua cabor yang merupakan aset masa depan dalam menggali prestasi puncak.
“Dengan demikian memang jangan hanya terpaku untuk prestasi di PON saja. Meningkatkan jumlah atlet muda berkualitas dan berprestasi juga tak kalah pentingnya. Apalagi cikal bakal meraih prestasi itu bermula dari alet usia muda,” demikian Anindya Putra. (ari)








