
GIANYAR – Sopir angkutan siswa gratis di Kabupaten Gianyar ikut kena dampak dihentikannya sementara pembelajaran tatap muka (PTM) seluruh sekolah akibat lonjakan kasus Covid-19
Dengan pemberlakuan kembali belajar daring bagi para siswa, maka angkutan siswa gratis yang menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Gianyar itu dihentikan sementara.
Para sopir angkot pun mencari penumpang umum. Sebab, sesuai perjanjian kontrak dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, selama tidak mengangkut siswa maka tidak dibayar.
“Dinas Perhubungan hanya membeli layanan. Kalau berhenti maka tidak dibayar. Kami masih menunggu keputusan pembelajaran tatap muka (PTM) dilanjutkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, Wayan Suamba, Kamis (10/2/2022).
Angkutan siswa gratis beroperasi awal Februari 2022. Pemenang tender dari Perusahaan Umum Djawatan Angkutan Republik Indonesia (Perum Damri). Pemerintah Kabupaten Gianyar menganggarkan Rp 15,2 miliar dengan mengoperasikan 12 bus dan 204 angkot. Untuk trayek melayani sekolah SMP dan SD menuju ke pelosok desa. (jay)








