
KARANGASEM- Gelaran MotoGP Mandalika, tinggal sebulan lagi (awal Maret 2022). Kendati demikian, tanda-tanda lonjakan penumpang menuju Pelabuhan Lembar, NTB melalui Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, masih belum terasa. Arus penyeberangan roda 4 dan roda dua juga terlihat sepi. Kondisi ini berbalik dengan gelaran WSBK tahun lalu.
Koordinator Satuan Pelayann BPTD Wilayah XII Bali Pelabuhan Padangbai, Nyoman Agus Sugiarta, mengungkapkan, lonjakan penunupang diprediksi akan mulai kelihatan H-7 digelarnya event dunia tersebut.
“Penumpang dan kendaraan yang menyeberang masih sepi. Saat ini penumpang jalan kaki sekitar 150 orang dan kendaraan baru 300 unit per hari,” terangnya.
Dikatakan, saat gelaran WSBK di Sircuit Mandalika, penumpang tujuan ke Lombok Barat, NTB mengalami peningkataan 10 hingga 15 persen perhari. Lonjakan ini mulai terjadi sepekan jelang WSBK dilaksanakan. ebanyakan penumpang berasal dari komunitas motor.
“Penumpang yang nyeberang ke Lombok rata-rata berkelompok dan untuk melihat WSBK. Mereka berasal dari Surabaya, Malang, Bandung, Semarang, dan Jakarta,” imbuhnya.
Mengantisipasi lonjakan penumpang jelang Moto GP Mandalika, kata Agus, BPTD Wilayah XII Bali Pelabuhan Padangbai telah menyiapkan armada.
“Jika ada lonjakan penumpang, kami akan menyediakan 26 unit kapal untuk melayani penyebrangan dari Pelabuhan Padangbai ke Pelabuhan Lembar,” terangnya.
Dari jumlah kapal yang akan disediakan, per hari akan ada 13 trip penyeberangan dengan estimasi proses bongkar muat selama 90 menit.
“Kami rasa dengan kapal yang akan disiapkan, sudah sangat cukup untuk melayani penunpang yang hendap nyebrang ke Lombok,” ucanya seraya menambahkan, selain mengoperasikan kapal ferry, antisipasi lonjakan penumpang juga dengan fastboat tujuan Padangbai-Lembar, yang saat ini sudah mulai beroperasi. (wat/jon)








