
KARANGASEM—PDAM Karangasem (Perumda Tirta Tohlangkir) berupaya melakukan penambahan debit air dari sumber mata air Yeh Ha, Desa Ababi, Kecamatan Abang. Rencananya, penambahan debit air tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat Desa Bukit dan Umanyar.
Harapan itu sepertinya segera bisa terwujud, menyusul dalam rapat koordinasi yang digelar Dirut PDAM, I Komang Haryadi Parwata bersama Dewan Pengawas, I Nyoman Surirtayasa dan Kadis PUPR, Ir Wedasmara, Kamis (13/1/2022). Dalam rapat tersebut terungkap, empat elemen yang ada Desa Ababi, yakni desa dinas, desa adat, tokoh masyarakat dan subak sudah memberikan lampu hijau terhadap keinginan perusahaan air minum milik Pemkab Karangasem itu melakukan penambahan debit air.
“Sudah ada lampau hijau, tapi kami perlu melakukan sosialisasi dengan tokoh adat, warga dan subak Ababi, karena kami mau mengambil air sisa atas bertambahnya curah air yang ada,” terang Komang Haryadi Parwata.
Dikatakan, rencananya akan digunakan untuk menambah debit air di reservoar Blegondang (masih di wilayah Ababi), karena debit air yang ada saat ini belum mencukupi kebutuhan konsumen.
“Selama ini air PDAM di reservoir Blegondang sekitar debit 12 liter per detik. Kapasitasnya tidak pernah penuh. Inilah yang sekarang kami mau tambah untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ada di wilayah Bukit dan sebagaian ke wilayah Umanyar,” terang Haryadi.
Pemenuhan volume air pada reservoir Blegondang sebelumnya sempat direncanakan akan dipasok dari sumber air Telaga Waja. Bahkan rencana itu sudah sempat di uji coba, namun sampai saat ini belum jalan.
Haryadi juga sangat mengapresiasi terhadap signal bagus yang diberikan pihak masyarakat Desa Ababi terhadap keinginannya dalam menambah debit air PDAM di reservoir Blegondang tersebut. Terhadap respon baik itu, pihaknya bersama Dinas PUPR segara turun untuk melakukan sosialisasi.
“Dari pembicaraan lisan sudah mulai ada kesepakatan. Kami juga sudah memikirkan peningkatan kontribusi PDAM terhadap Desa Adat Ababi dan subak berkaitan dengan penambahan debit air ini,” jelasnya.
Sebelumnya, Dinas PUPR Karangasem sudah melakukan kajian lapangan untuk mengecek ketersedian volume air yang ada di sumber mata air Yeh Ha. Dari pengecekan yang dilakukan, diketahui, debit air yang tersedia setelah digunakan Pam Desa, Pamsimas dan PDAM sebesar 394 liter per detik.
“Dengan debit air sebesar itu, sampai saat ini kebutuhan air masih mencukupi, tapi dalam enam bulan kedepan sisa debit air yang ada perlu di kaji lagi,” ucap Kadis PUPR Karangasem, Wedasmara. (wat/jon)








