
DENPASAR – Memberikan ajang pemanasan sebelum turun di Porprov Bali XV/2022, Pengprov FPTI Bali bakal menggeber sirkuit, Januari 2022 mendatang. Ada tiga seri yang akan dijalankan dan seri pertama dimulai di Kabupaten Jembrana.
Menurut Ketua Umum Pengprov FPTI Bali, I Putu Yudi Atmika, setelah series pertama di Jembrana usai, seri kedua akan digeber di Kabupaten Gianyar dan series ketiga dihelat di Kabupaten Buleleng. Yang spesialnya, pemanjat yang ikut serta dalam series ini adalah mereka yang disiapkan pengkab/pengkot FPTI se-Bali dalam menatap Porprov Bali 2022 mendatang.
“Sambil berkompetisi, pengkab dan pengkot bisa mengevaluasi dan memantau perkembangan atletnya. Memang ajang ini adalan kejuaraan untuk menyiapkan atlet agar matang saat Porprov Bali mendatang,” ujar Yudi Atmika, Kamis (30/12/2021).
Disinggung mengenai Porprov Bali 2022, Yudi Atmika memberikan gambaran terkait peserta. Rancangan itu ada dua yakni soal umur yang dibatasi. Untuk kategori perorangan umur atlet dibebaskan. Sementara untuk kategori beregu akan dibatasi maksimal 24 tahun.
“Kenapa dibatasi, untuk memberikan ruang kepada atlet-atlet muda. Karena atlet PON Bali lalu memang diperbolehkan ikut di Porprov nanti, tapi hanya bisa turun di kategori perorangan saja,” tegasnya.
Nantinya, pembahasan mengenai aturan dan syarat di Porprov Bali 2022 ini akan dimantapkan dalam kegiatan Rapat kerja provinsi (Rakerprov).
“Disana akan ditentukan karena semua harus sesuai dengan mekanisme. Kalau untuk sirkuit sudah jelas karena semua daerah sudah siap,” pungkas Yudi Atmika. (ari/jon)








