
DENPASAR – Awal lumayan dilakukan tim hapkido PON Bali meski masih dipertandingkan secara eksebisi dengan menyabet 1 medali perak dan 1 medali perunggu pada PON XX/2020 yang digelar tahun 2021 dan berakhir Sabtu 25 September 2021 malam, di Ballroom Hotel Suni Garden Sentani Kabupaten Jayapura, Papua.
Diakui pelatih tim hapkido Bali Joris Arnie, dua medali itu di raih dua nomor dengan dua atlet hapkido saja. Dua atlet yakni Fazano Fikri El Huda dan Harningrum Chens.
“Dua nomor mereka yang diikuti tak lain hosinsul free style meraih medali perak dan hosinsul authorize mixed menyabet medali perunggu,” kata Joris Arnie, Minggu 26 September 2021.
Memang lanjutnya, cabor yang pertama kali diikuti Bali di PON XX/2020 sabetan satu medali perak dan satu medali perunggu sudah lumayan bagus. Dengan demikian evaluasi total bisa dilakukan untuk lebih awal mempersiapkan diri menghadapi PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
“Pembenahan akan terus kami lakukan terkait dengan kekurangan atau kelemahan kedua atlet putra dan putri kami yang menjadi masa depan Bali nantinya.,” sebut Joris Arnie.
Disebutkannya, sejatinya untuk atlet hapkido sendiri di Bali cukup banyak termasuk para generasi mudanya sehingga akan memudahkan untuk mencetak atlet-atlet hapkido berkualitas ke depannya.
Di lai pihak, Ketua Umum Hapkido Indonesia (HI) Bali yakni Maike mengapresiasi raihan dua medali itu. Diharapkan raihan itu bisa ditingkatkan menjadi emas ketika cabor hapkido dipertandingkan resmi di PON 2024.
“Kami harap seperti itu dan pastinya tim pelatih kami akan bekerja keras memoles para atlet tak hanya dua atlet peraih medali perak dan perunggu saja melainkan juga para atlet hapkido lainnya. Ini hasil awal bagus dan modal motivasi dalam mempersiapkan diri lebih awal menghadapi PON 2024,” demikian Maike. (ari)








