
BULELENG – Rasionalisasi anggaran untuk percepatan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19 terus dilakukan, hingga ketiga kalinya. Tak hanya anggaran kegiatan, kondisi keuangan daerah mengakibatkan honor tenaga kerja kontrak (TKK) dirasionalisasi 10 persen untuk pemenuhan kebutuhan anggaran daerah sebesar Rp 3,6 Miliar selama 3 bulan kedepan.
“Dari pembahasan dengan dewan, pemotongan honor tenaga kerja kontrak hanya sampai di angka 10 persen dari rencana awal sekitar 50 persen, selama tiga bulan kedepan,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Rabu, 22 September 2021 siang usai rapat perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021 di Gedung Rakyat DPRD Kabupaten Buleleng.
Selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Buleleng, Gede Suyasa menadaskan putusan untuk merasionalisasi honor TKK sangat berat dan melalui kajian mendalam dengan Pimpinan dan Banggar DPRD Kabupaten Buleleng.
“Selaku pemerintah daerah, legislatif bersama eksekutif sama-sama memahami situasi ini, sehingga mengambil keputusan pemotongan honor tenaga kontrak kerja hanya 10 persen untuk 3 bulan kedepan, sedangkan untuk TPP PNS masih dilakukan pengkajian lebih lanjut oleh TAPD, sehingga sama-sama merasakan beban dalam menghadapi Pandemi Covid-19,” tandas Suyasa seraya menguraikan anggaran tersebut dialokasikan untuk insentif nakes, premi PBI dan BTT.
Senada dengan Sekda Buleleng Gede Suyasa, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna menyatakan persetujuan dewan terhadap rasionalisasi ketiga, sangat berat dan penuh pertimbangan.
“Kondisi Pandemi yang masih tidak menentu, menyebabkan keuangan daerah mengalami penurunan sehingga perlu dilakukan langkah- langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan anggaran pemerintah daerah. Salah satunya melalui rasionalisasi yang sudah dilakukan hingga ketiga kalinya untuk tahun 2021 ini,” tandasnya.
Supriatna menambahkan upaya rasionalisasi ketiga, dengan menyisir berbagai kegiatan terpaksa dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan anggaran daerah selama 3 bulan kedepan sebesar Rp 3,6 Miliar.(kar)








