
DENPASAR – Peringatan HUT ke- 59 Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI diperingati secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan di Kantor TVRI Stasiun Bali, Selasa 24 Agustus 2021.
Peringatan HUT mengangkat tema “Bangkit Dari Pandemi Satukan Negeri” diawali dengan upacara secara virtual bersama seluruh TVRI stasiun daerah. Pada acara syukuran diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala LPP TVRI Stasiun Bali I Ketut Leneng kemudian diberikan kepada pegawai termuda dan pegawai yang memasuki masa pensiun.
“Peringatan HUT ke -59 TVRI ini juga dirangkai dengan HUT ke-43 TVRI Stasiun Bali dan pelaksanaannya secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelum puncak acara, kami melaksanakan berbagai kegiatan. Salah satunya bakti sosial untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19,”ujar Ketua Panitia, Ni Nyoman Astini.
Sementara, Kepala LPP TVRI Stasiun Bali I Ketut Leneng mengatakan, melalui peringatan hari ulang tahun, TVRI tetap berupaya untuk terus menyuguhkan informasi tepercaya dan akurat untuk masyarakat sekaligus menangkal hoax yang selama ini beredar luas di media sosial. ” Tugas kami memberikan layanan edukasi dan hiburan yang sehat kepada masyarakat,”ujarnya.
Di tengah pandemi, TVRI siap mendukung vaksinasi Covid-19 sebagai bagian menyukseskan program pemerintah dalam penanganan Virus Corona. “TVRI tetap berupaya menggelorakan semangat dan mengajak masyarakat agar tetap produktif dan berkarya di masa pandemi Covid-19. Kami berharap TVRI sebagai media layanan publik dapat memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat mengikuti program pemerintah dalam menanggulangi pandemi,”ungkapnya.
Ditanya terkait kesiapan program Analog Switch Off (ASO), I Ketut Leneng menyampaikan, sesuai regulasi yang dikeluarkan pemerintah, alih siaran analog ke digital paling lambat 22 November 2022. “Di Bali itu dari rencana 31 Maret 2022 diundur menjadi 30 April 2022 dan TVRI Bali sudah siap untuk proses alih siaran. Sekarang ini sedang dibuat regulasinya agar sesuai dengan apa yang diharapkan,”jelasnya.
Nantinya, TVRI mengajak para konten creator ikut mengisi siaran TVRI Bali. “Konten-konten yang kita harapkan tentunya sesuai aturan yang dikeluarkan oleh KPI. Materi yang disiarkan bisa memberikan edukasi, informasi, dan hiburan yang mendidik,”tandasnya. (dum)








