
DENPASAR – Tim kesehatan KONI Bali benar-benar serius berupaya menjaga atlet demi terhindar dari virus Covid-19 dengan permintaan-permintaan serius, utamanya agar atlet PON Bali yang kini melakoni TC Sentralisasi yang digelar KONI Bali benar-benar extra waspada dalam segala hal.
“Banyak hal yang harus membuat hati-hati dan extra waspada yang dilakukan atlet PON Bali selama melakoni TC Sentralisasi yang digelar KONI Bali, baik saat latihan, saat di hotel termasuk masa jam istirahat malam selama 8 jam sesuai aturan. Paling utama jangan pulang ke rumah dulu dan fokus saja latihan rutin dan menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh,” pinta salah seorang tim kesehatan KONI Bali dokter Putu Laksmi Anggari Duarsa, Sp.KK, Kamis 12 Agustus 2021.
Dorongan utama bagi dokter spesialis kulit dan kelamin ini agar atlet PON tidak pulang karena di rumah atau tetangga atau teman tidak akan tahu apakah mereka memiliki gejala atau berpotensi memiliki virus berbahaya itu.
“Karena kan biasanya kalau kita di rumah atau ketemu tetangga atau teman melihatnya sehat dan kita tidak tahu apakah orang itu sehat benar atau tidak. Ini penting harus hati-hati. Kalau di hotel juga hindari naik lift kalau hotel itu ada lift karena bisa saja dari tangan lain menyentuh tombol lift atau lainnya. Termasuk kalau saat makan bersama jangan banyak berkumpul serta jangan berbicara saat makan dengan lainnya,” terang Laksmi Duarsa.
Sedangkan untuk latihan, sangat diharapkannya mobil yang mengantar atlet pulang dan pergi latihan selalu disemprot disinfektan terlebih dahulu dan setelah digunakan. Termasuk alat-alat yang digunakan saat latihan.
“Atlet PON Bali juga harus sesering mungkin menggunakan handsanitizer dimanapan berada,” tandas Laksmi Duarsa. (ari)








